OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Proyek Tol Betung (Sp. Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 4 (Tempino–Ness) resmi mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO).
PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor menyebut proyek tol sepanjang 18,49 kilometer ini mendapat predikat bintang 5 pada SLFO tersebut.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menyebut predikat ini sebagai bukti komitmen menghadirkan infrastruktur jalan tol berstandar tinggi.
“Ruas Tempino–Ness kami siapkan dengan cermat agar mengakomodir perjalanan yang aman, efisien dan bermakna bagi masyarakat,” kata Adjib melalui keterangan tertulis, Jumat (29/8/2025).
Lebih lanjut, Adjib menegaskan bahwa jalan tol ini secara substansi sudah siap beroperasi.
Tahap selanjutnya adalah penerbitan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) mengenai penetapan pengoperasian sebelum jalan tol dapat digunakan oleh publik.
“Setelah beroperasi, waktu tempuh Jambi menuju Betung (Sumatera Selatan) dipangkas drastis dari lebih empat jam menjadi sekitar dua jam saja,” terang Adjib.
Adapun dari Bayung Lencir (Sumatera Selatan) menuju Sp. Ness (Jambi) kini hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit dibanding sebelumnya hampir tiga jam.
Di mana dapat memecah kemacetan yang sering terjadi di jalur Lintas Sumatera (Jalinsum).
Jalan tol ini juga sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik, terutama arus angkutan batu bara dan hasil sumber daya alam.
“Sehingga diharapkan memberi dorongan pada produktivitas kawasan dan industri sekitar,” tutur Adjib.
Dilanjutkannya, SLFO bintang 5 diperoleh setelah melalui proses Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Rabu (6/8/2025) hingga Jumat (8/8/2025) lalu.
Uji tersebut meliputi pemeriksaan teknis lapangan, seperti struktur jalan utama, bahu jalan, drainase, dan kelengkapan rambu keselamatan.
Serta evaluasi aspek administrasi sesuai regulasi Kementerian PU.
Jalan Tol Tempino–Ness dibangun dengan dua lajur per arah, dilengkapi bahu jalan sisi dalam dan luar, drainase modern, on-off ramp, serta rambu keselamatan.
Dari sisi kelengkapan fasilitas, tersedia penerangan jalan umum (PJU), pos pemantauan dan sistem CCTV 24 jam agar pengguna tetap merasa aman selama perjalanan.
“Kami berharap dengan beroperasinya ruas tol ini, masyarakat Jambi dan Sumatera Selatan bisa merasakan langsung manfaat perjalanan yang lebih cepat, aman dan nyaman,” ucap Adjib.













