OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Polisi mendatangi kediaman Asep Hidayat, seorang pemuda yang sempat menghilang dari rumah.
Diketahui Asep merupakan warga Desa Ketapang 1, Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir.
Aparat Polsek Tanjung Raja yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Rantau Panjang, sebelumnya menerima laporan keluarga Asep.
Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin mengatakan polisi ingin memastikan kondisi Asep baik-baik saja.
“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, ananda Asep ini menghilang dari rumah. Jadi bukan diculik,” kata Zahirin kepada wartawan, Rabu (30/7/2025).
Isu penculikan tersebut mencuat saat orang tua Asep menerima pesan dari seseorang yang mengaku mengetahui keberadaan anak mereka.
Pengirim pesan meminta keluarga menyerahkan uang tebusan sebesar Rp 5 juta.
Jika tak dipenuhi, pengirim pesan mengancam akan mengirim Asep untuk bekerja di Kamboja.
“Kalau soal uang tebusan dan ancaman ke Kamboja itu, kami tidak mengatakan itu 100 persen benar atau salah. Tetapi jika memang ada terbukti, tentunya akan ditindaklanjuti,” ujar Zahirin.
Zahirin mengungkapkan, berdasarkan keterangan yang dihimpun, Asep kabur dari rumah pada Selasa (22/7/2025) lalu karena dimarahi oleh orang tua.
Pemuda 22 tahun itu akhirnya ditemukan saat berada di depan salah satu ruko di kawasan 16 Ilir, Palembang.
“Ananda Asep ini mengalami depresi. Setelah dimarahi orang tua, diduga yang bersangkutan murung dan memutuskan pergi,” ungkap Zahirin.
Polisi mengimbau para orang tua khususnya di Ogan Ilir agar mengawasi anak-anak agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami di sini turut melakukan pendampingan. Diimbau juga kepada pihak keluarga dan pemerintah desa agar lebih memperhatikan kondisi Asep. Serta memberikan pengawasan ekstra agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pesan Zahirin.













