Polisi Lakukan Pendampingan Pemuda di Ogan Ilir yang Sempat Menghilang dari Rumah

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Polisi mendatangi kediaman Asep Hidayat, seorang pemuda yang sempat menghilang dari rumah.

Diketahui Asep merupakan warga Desa Ketapang 1, Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir.

Aparat Polsek Tanjung Raja yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Rantau Panjang, sebelumnya menerima laporan keluarga Asep.

Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin mengatakan polisi ingin memastikan kondisi Asep baik-baik saja.

“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, ananda Asep ini menghilang dari rumah. Jadi bukan diculik,” kata Zahirin kepada wartawan, Rabu (30/7/2025).

Isu penculikan tersebut mencuat saat orang tua Asep menerima pesan dari seseorang yang mengaku mengetahui keberadaan anak mereka.

Baca Juga :  Polsek Talang Kelapa Melaksanakan Gelar Gerakan Pangan Murah di Dua Lokasi Sebanyak 12 Ton Beras

Pengirim pesan meminta keluarga menyerahkan uang tebusan sebesar Rp 5 juta.

Jika tak dipenuhi, pengirim pesan mengancam akan mengirim Asep untuk bekerja di Kamboja.

“Kalau soal uang tebusan dan ancaman ke Kamboja itu, kami tidak mengatakan itu 100 persen benar atau salah. Tetapi jika memang ada terbukti, tentunya akan ditindaklanjuti,” ujar Zahirin.

Zahirin mengungkapkan, berdasarkan keterangan yang dihimpun, Asep kabur dari rumah pada Selasa (22/7/2025) lalu karena dimarahi oleh orang tua.

Pemuda 22 tahun itu akhirnya ditemukan saat berada di depan salah satu ruko di kawasan 16 Ilir, Palembang.

Baca Juga :  Polres OKI Tegaskan Tidak Pernah Minta Biaya Operasional Melalui Transfer Dompet Digital

“Ananda Asep ini mengalami depresi. Setelah dimarahi orang tua, diduga yang bersangkutan murung dan memutuskan pergi,” ungkap Zahirin.

Polisi mengimbau para orang tua khususnya di Ogan Ilir agar mengawasi anak-anak agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami di sini turut melakukan pendampingan. Diimbau juga kepada pihak keluarga dan pemerintah desa agar lebih memperhatikan kondisi Asep. Serta memberikan pengawasan ekstra agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pesan Zahirin.

Berita Terkait

Kejari OKI Musnahkan BB Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari OKI Gelar Sidang Perkara Korupsi
Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:10 WIB

Kejari OKI Musnahkan BB Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Rabu, 23 September 2026 - 17:50 WIB

Kejari OKI Gelar Sidang Perkara Korupsi

Selasa, 22 September 2026 - 22:45 WIB

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Berita Terbaru

Daerah

Kejari OKI Gelar Sidang Perkara Korupsi

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:50 WIB

Daerah

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:45 WIB