Pangkalpinang, INC,-— Kapolsek Gerunggang Iptu Sri Widodo SH membuka, kegiatan Penanaman Jagung Pipil Kuartal IV dengan penegasan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menyampaikan bahwa bibit jagung pipil yang ditanam pada lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi di Kelurahan Tua Tunu Indah diharapkan mampu mendukung kebutuhan pangan dan memperkuat ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Iptu Sri Widodo menekankan bahwa jagung pipil adalah komoditas vital untuk pakan ternak sehingga swasembada jagung akan berdampak langsung pada biaya produksi.
“Dengan keberadaan swasembada jagung pipil, kita tidak perlu lagi impor bahan baku jagung untuk pakan ternak. Ini dapat menekan harga pakan, baik untuk ikan, burung, maupun ternak lainnya. Jika harga pakan turun, maka produksi ternak meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdorong,” ujar Iptu Sri Widodo.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kapolsek berharap agar hasil penanaman kali ini dapat tumbuh optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Setelah sambutan Kapolsek, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, penanaman jagung secara simbolis, serta foto bersama.
Sementara itu, Wakapolresta Pangkalpinang AKBP Rendra Oktha Dinata, S.I.K., M.Si dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai strategis dalam mendukung swasembada jagung pipil.
“Dengan swasembada jagung pipil, kita tidak perlu impor. Ini dapat menekan harga pakan ternak sehingga mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana harapan Bapak Presiden,” ujar AKBP Rendra.
Ia menjelaskan bahwa Polresta Pangkalpinang telah menjalankan program penanaman jagung secara bertahap dengan memanfaatkan lahan-lahan kurang produktif. Lahan seluas 5 hektare di Pelindang, setengah hektare di Tamansari, dan sekitar 4.000 meter persegi di Bukit Intan telah lebih dulu digarap. Seluruh hasil panen nantinya akan disalurkan ke Bulog agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
AKBP Rendra juga menyampaikan permohonan maaf dari Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max yang berhalangan hadir karena mengikuti apel Kasatwil. Ia berharap program penanaman ini terus berjalan dan memperkuat kemandirian pangan di Kota Pangkalpinang.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 21 November 2025 ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, unsur TNI-Polri, para lurah di Kecamatan Gerunggang, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta perangkat RT setempat. Acara dimulai pukul 08.00 WIB di lahan milik PT Timah yang dikelola oleh masyarakat Kelurahan Tua Tunu Indah.
Dengan semangat kebersamaan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, kegiatan penanaman jagung pipil ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.













