Mentan Amran Sebut Stok Beras RI Tembus 3 Juta Ton, Tertinggi Selama 20 Tahun Terakhir

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Pemerintah saat ini sedang memulai penanaman padi secara serentak di 14 provinsi dan 160 kabupaten seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan target tanam bulan April ini mencapai 1,3 juta hektar.

“Dengan proyeksi hasil sebesar 7,5 juta ton gabah atau setara 3,5 hingga 4 juta ton beras. Angka ini jauh di atas kebutuhan bulanan nasional yang berkisar di 2,5 juta ton,” terang Amran saat penanaman padi serentak di Pemulutan, Ogan Ilir, Rabu (23/4/2025).

Dilanjutkannya, khusus Sumatera Selatan tahun lalu produksinya mencapai 2,9 juta ton.

“Tahun ini kita optimis bisa mencapai 3,7 juta ton. Ini bukan hanya target, tapi berdasar realita dan tren positif serapan serta produksi,” ujar Amran.

Baca Juga :  Ogan Ilir Rentan DBD, Masyarakat Diminta Waspada

Dirinya juga menambahkan bahwa serapan beras nasional hingga April ini menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

“Dan juga yang menggembirakan adalah stok beras nasional tembus 3 juta ton. Angka ini tertinggi dalam 20 tahun terakhir,” ungkap Amran.

Dalam program ini, pemerintah juga telah memperbaiki irigasi di seluruh Indonesia dengan cakupan hingga 2 juta hektar lahan sawah.

Dengan rampungnya perbaikan irigasi tersebut nantinya akan semakin mendukung keberhasilan tanam dan produktivitas petani.

Pada kesempatan sama, Menko Pangan Zulkifli Hasan turut menyatakan keyakinannya terhadap kinerja sektor pertanian nasional.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Tinjau Lahan Ubi Rambat Warga, Perkuat Program P2B

Zulhas menyebut Menteri Pertanian sebagai sosok tangguh yang telah mendorong produksi dalam negeri ke arah swasembada.

“April ini stok beras kita 3 juta ton. Jika kondisi normal hingga 2026, kita tidak perlu impor beras lagi,” kata Zulhas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kata Zulhas, hingga April 2025 produksi gabah nasional telah mencapai 13,9 juta ton, sementara kebutuhan beras sekitar 2,6 juta ton per bulan.

“Artinya, Indonesia saat ini berada dalam kondisi surplus pangan yang signifikan,” tandasnya.

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa
Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Menuju Swasembada Pangan
Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru
Usai Curi Motor Mahasiswa Unsri di Ogan Ilir, Pelaku Pencurian Serahkan Diri ke Polisi
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres OKI Ajak Personil Tingkatkan Disiplin
Kapolres OKI Pimpin Simulasi Sispamkota
Ratusan Warga Demo PT.Tania Selatan, Polres OKI Pastikan Situasi Kondusif
Seleksi Paskibraka OKI 2026 Libatkan Personel Polres OKI

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:13 WIB

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa

Sabtu, 18 April 2026 - 19:12 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru

Jumat, 17 April 2026 - 13:46 WIB

Usai Curi Motor Mahasiswa Unsri di Ogan Ilir, Pelaku Pencurian Serahkan Diri ke Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 12:52 WIB

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres OKI Ajak Personil Tingkatkan Disiplin

Berita Terbaru

Banyuasin

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:13 WIB