Masyarakat Berharap Kehadiran PKS PT KAM Jangan Sampai Terusik

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Kehadiran PKS PT Kasih Agro Mandiri (KAM) di Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Banyuasin dirasakan positif oleh masyarakat sekitar.

“Kehadiran PT KAM ini baik untuk masyarakat, apalagi memberikan manfaat,”kata Anton Susandi, tokoh masyarakat Desa Biyuku.

Ia menambahkan PT KAM secara tidak langsung memberi kontribusi signifikan terutama pendapatan bagi pekerja karyawan.”Roda ekonomi masyarakat desa berputar, CSR juga berjalan seperti bantuan kurban, pembangunan masjid dan lainnya,”jelasnya.

“Oleh karena itu, keberadaan PT KAM ini jangan sampai terusik atau terganggu akibat adanya kepentingan pribadi oknum.Yang sudah baik itu di jaga,”bebernya.

Tentunya adanya informasi PT KAM mengelola limbah “asal asalan” oleh oknum yang mengatasnamakan masyarakat itu sangat tidak mendasar

“Jangan-jangan ada udang dibalik batu,”imbuhnya. Mendatangkan investor oleh pemerintah itu tidak mudah dan harus dipertahankan yang ada.

Baca Juga :  Satgas TMMD Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan Bersih

Kepala Desa Biyuku Pandi Hardiansyah mengatakan PT KAM cukup banyak berkontribusi untuk masyarakat di Desa Biyuku, Kecamatan Suak Tapeh sebagai contoh pemasangan sumur bor untuk warga.

“PDAM sedang diperjuangkan bersama perusahaan. Karena memang pipa PDAM nya kecil dan PDAM tidak ada anggaran kesana,”ucapnya.

Maka dari itu, jika ada persoalan di lapangan dan lain sebagainya. Menurut Pandy, ada baiknya duduk bersama dan saling mendengarkan.”Investor ini harus dijaga,”ucapnya.

Humas PKS PT KAM Jauhari mengatakan kalau pihak perusahaan sendiri sangat respon sekali dalam membantu masyarakat desa di sekitar wilayah pabrik.

“Perusahaan bayar lelang sungai tiap tahun, untuk menambah PAD Desa,”katanya.

Baca Juga :  Mehoa, Usulkan Masjid Di MAN IC Bangka Tengah

Ia juga menegaskan pihaknya dalam pengelolaan limbah sudah sesuai aturan, sehingga adanya tudingan mencemarkan lingkungan dan lainnya itu tidak mendasar sama sekali.”Tidak akurat,”ujarnya.

Terlebih lagi PKS PT KAM sudah membangun sebuah Sistem pemantauan kualitas air limbah dalam jaringan (Sparing). Sistem ini menggunakan berbagai sensor dan teknologi canggih untuk mengukur parameter seperti pH, suhu, dan kandungan lainnya dalam air limbah. Sehingga limbah cair terkelola dengan baik dan ramah lingkungan

Memang sudah kewajiban untuk melakukan pemasangan Sparing juga tertuang didalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 93 Tahun 2018 tentang pemantauan kualitas air limbah secara terus menerus dan dalam jaringan bagi usaha dan atau kegiatan. (Adm)

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB