Lebih Dari Tiga Insiden Electric Car dalam Sepekan, Plt Kadispar Pangkalpinang Baru Bergerak

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,. — Rentetan insiden yang melibatkan, wahana permainan electric car di ruang publik Kota Pangkalpinang kian memicu sorotan tajam. Dalam kurun waktu sepekan, tercatat sedikitnya tiga insiden terjadi, namun respons Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang dinilai lamban dan baru bergerak setelah kejadian berulang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Pangkalpinang, Irma, mengakui bahwa hingga terjadinya sejumlah insiden tersebut, belum pernah dilakukan rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas keberadaan, pengawasan, dan standar keselamatan permainan electric car.

“Masalah ini tidak hanya di Dinas Pariwisata, tapi juga OPD lain seperti Dishub, DLH, dan DPMPTSP. Kami akan segera melakukan koordinasi untuk mencari solusi,” ujar Irma saat dikonfirmasi di Tomorrow Coffee, Jumat (06/02/2026) malam.

Pengakuan tersebut menuai kritik karena wahana electric car telah beroperasi cukup lama di ruang publik, bahkan melintas di jalan raya, namun pembahasan serius baru direncanakan setelah insiden kecelakaan terjadi berulang kali dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Imam Wahyudi Soroti Kinerja KPH Mendanau, Desak Blueprint Jelas dan Tata Kelola Tegas

Saat ditanya terkait status perizinan dan standar keselamatan, Irma mengaku belum mengetahui secara pasti karena masih menunggu hasil rapat koordinasi yang belum dilaksanakan.

“Kalau sekarang kami belum tahu karena memang belum dilakukan rapat koordinasi,” katanya.

Kondisi ini memperkuat penilaian bahwa Dispar tidak memiliki pengawasan yang memadai terhadap aktivitas pariwisata modern di ruang publik.

Sebagai pimpinan OPD, Plt Kadispar dinilai seharusnya memahami aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, bukan justru kebingungan setelah kejadian terjadi.

Lebih lanjut, Irma menjelaskan hingga kini belum ada solusi konkret yang dapat diterapkan, termasuk terkait kemungkinan penataan ulang atau pemindahan lokasi wahana electric car. Ia menegaskan keputusan tidak bisa diambil secara sepihak oleh Dinas Pariwisata.

“Untuk solusi tempat memang belum ada. Kami harus duduk bersama dulu, ini tidak bisa diputuskan oleh Dispar saja,” ujarnya.

Dalam pantauan media, saat dimintai penjelasan teknis lebih lanjut terkait pengawasan electric car, Irma justru mengalihkan pembahasan kepada Kabid Destinasi Pariwisata. Sikap tersebut menambah kesan lemahnya penguasaan persoalan dan adanya pola lempar tanggung jawab di internal Dispar. (I20/INC)

Baca Juga :  Satpol PP Prov. Sumsel Optimal Siagakan Personil Menjelang Pornas XVII Korpri di Bumi Sriwijaya

Irma juga menyebutkan, opsi penerbitan surat edaran sebagai alternatif sementara, karena penyusunan Perda dinilai memerlukan waktu panjang. Namun, langkah tersebut dinilai publik terlalu reaktif dan belum menjawab persoalan mendasar terkait keselamatan warga.

Sorotan kini mengarah langsung ke Wali Kota Pangkalpinang. Masyarakat menilai kepala daerah harus segera mengambil langkah tegas, tidak hanya berhenti pada rapat koordinasi, tetapi memastikan adanya keputusan nyata demi mencegah insiden serupa terulang.

Menanggapi polemik tersebut, Wali Kota Pangkalpinang memberikan pernyataan singkat saat dimintai konfirmasi.

“Oke, siap akan kami tindaklanjuti, terima kasih,” ujar Walikota Pangkalpinang.

Pernyataan tersebut kini menjadi perhatian publik. Janji tindak lanjut dinilai harus dibuktikan dengan langkah cepat dan terukur, mengingat dalam sepekan terakhir insiden electric car terjadi lebih dari satu kali dan telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Benteng Pelajar Babel, 1020 Siswa SMPN 1 Rangkui Dibekali Pencegahan Radikalisme Digital
PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif
Pemkab Bangka Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,69 Persen pada 2027, Fokus APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Respon Cepat BPBD dan Damkar, Padamkan Kebakaran Lahan di Belakang Perumahan Damai Lestari 6
Imam Wahyudi, Desak Pelindo Dorong Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam Masuk PSN
Imam Wahyudi Desak Pelindo Dorong Pengembangan Pelabuhan Pangkalpinang Masuk PSN
Imam Wahyudi, Desak PT Timah Tuntaskan RKAB dan Konflik Lahan Warga di Dalam IUP
Usai Paripurna, H. Hendra Yunus Dikejutkan Staf di Hari Ulang Tahun ke-50

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:48 WIB

Densus 88 Perkuat Benteng Pelajar Babel, 1020 Siswa SMPN 1 Rangkui Dibekali Pencegahan Radikalisme Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:39 WIB

Pemkab Bangka Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,69 Persen pada 2027, Fokus APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:01 WIB

Respon Cepat BPBD dan Damkar, Padamkan Kebakaran Lahan di Belakang Perumahan Damai Lestari 6

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:42 WIB

Imam Wahyudi, Desak Pelindo Dorong Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam Masuk PSN

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:29 WIB

Imam Wahyudi Desak Pelindo Dorong Pengembangan Pelabuhan Pangkalpinang Masuk PSN

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB