Kios Souvenir di Objek Wisata Pantai Pasir Padi Tutup

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG,inewsnusantara.com,– Sejumlah kios souvenir yang berada di kawasan wisata Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang, terlihat tidak beroperasi. Padahal, kios-kios ini dibangun dengan harapan menjadi pusat oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke Pantai Pasir Padi.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pangkalpinang, Riharnadi, mengungkapkan bahwa tutupnya kios-kios tersebut disebabkan oleh faktor ekonomi.

“Kondisi ekonomi yang tidak baik – baik saja sehingga sebagain ada yang berhenti beroperasi sementara waktu,” ujar Riharnadi saat dikonfirmasi awak media ini, Selasa (30/04/2025).

“Bukannya beberapa hari setelah diresmikan kios tersebut sudah tutup sampai saat ini tidak dibuka lagi. Mungkin lebih dicross check betul-betul kondisionalnya dari awal sampai hari ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kapolres Banyuasin Sampaikan Ucapan Terima Kasih Atas Suksesnya Pilkada 2024

Riharnadi tidak menampik kondisi tersebut, apalagi dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Kalo beberpa waktu belakangan ini memang kami tidak menapik hal tersebut,” katanya.

Terkait alasan pasti para pengelola belum kembali berjualan, Riharnadi menyarankan, agar hal tersebut dikonfirmasi langsung kepada mereka.

“Alangkah baiknya dikonfirmasi dengan pengelola souvenir yang mengelola, apa alasan mereka belum berjualan Kembali,” jelasnya.

Saat ditanya apakah dari pihak Pemkot, khususnya Dinas Pariwisata, sudah melakukan tindak lanjut atau follow-up kepada pengelola kios tersebut, Riharnadi menyebutkan bahwa hal itu menjadi ranah bagian ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Iduladha 1446 H, Sadiri: Saatnya Kita Hidupkan Nilai Pengorbanan dan Keikhlasan

“Ada bagian ekraf terkait pemberdayaan umkm,” tulisnya.

Ia juga menyampaikan, terakhir kali dilakukan follow-up, keluhan utama para pengelola masih soal ekonomi.

“Terakhir follow up memang yang dirasakan mereka adalah kondisi ekonomi yang kurang baik. tapi dalam beberapa waktu ke depan kami akan memanggil pengelola souvenir dan kami akan mengaundang media,” kata Riharnadi.

Dengan kondisi ini, keberadaan kios souvenir yang semestinya mendukung geliat pariwisata dan ekonomi lokal justru belum memberikan dampak optimal. Diharapkan ke depan ada upaya konkret dari semua pihak untuk menghidupkan kembali fungsi kios tersebut sebagaimana mestinya. (Riski)

Berita Terkait

Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!
Tak Sekadar Layanan Akademik, Salut Mega Cendekia Bentuk Dewan Mahasiswa UT
Demokrat Pangkalpinang Gelar Aksi Nyata, Bersihkan Lingkungan dan Bagikan 1 Ton Beras
Boy Lantik Andrian Samallo sebagai Ketua PWI Bangka Tengah Periode 2026–2029
LAZISMU Babel dan BEM Pertiba Ketuk Hati Warga, Galang Dana untuk Korban Bencana
Imam Wahyudi Tegaskan, Wakil Rakyat Harus Turun ke Masyarakat, Serap dan Perjuangkan Aspirasi Warga
Reses Bukan Sekadar Serap Aspirasi, Eri Gustian Janji Kawal Keluhan Warga Rambang hingga ke Pemerintah Daerah
Reses DPRD Bangka, Marianto Kawal Aspirasi Warga hingga Insentif Guru TK/TPA

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!

Senin, 7 September 2026 - 12:20 WIB

Tak Sekadar Layanan Akademik, Salut Mega Cendekia Bentuk Dewan Mahasiswa UT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Demokrat Pangkalpinang Gelar Aksi Nyata, Bersihkan Lingkungan dan Bagikan 1 Ton Beras

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Boy Lantik Andrian Samallo sebagai Ketua PWI Bangka Tengah Periode 2026–2029

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:33 WIB

LAZISMU Babel dan BEM Pertiba Ketuk Hati Warga, Galang Dana untuk Korban Bencana

Berita Terbaru

Daerah

SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:53 WIB

Daerah

RSUD PALI Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:43 WIB