Dinilai Ingkar Janji, Puluhan Warga Demo Kantor PT.KAI Palembang

- Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Inewsnusantara.com – Konflik antara warga Keramasan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali memanas setelah berita sebelumnya tentang keluarga ahli waris H.Umar yang menuntut hak ganti rugi yang belum dibayar PT. KAI.

Pihak PT KAI dengan dibekingi oknum TNI AL dan Preman kembali memagari lokasi tanah tersebut di jln Abikusno CS,Rt. 28 Rw.05 Kemang Agung, Kertapati, Palembang. Hal ini memicu reaksi dari warga dan aktivis pembela hak warga.

Puluhan warga dan aktivis melakukan aksi demo di depan PT KAI Regional III Palembang, (26/02)

Mereka menuntut PT KAI untuk segera memberikan ganti rugi atas tanah bersertifikat milik warga. Sebelumnya, telah dilakukan mediasi antara pihak PT KAI dan warga, namun pihak PT KAI tidak memenuhi kesepakatan tersebut.

Baca Juga :  Pria di Indralaya OI Lakukan Tindak Asusila kepada Anak Sambung, Kini Terancam Penjara 15 Tahun

Novita, salah satu warga yang ikut berdemo, menyatakan, apa gunanya sertifikat tanah jika tidak diakui oleh negara. Apa gunanya BPN mengeluarkan sertifikat.

“Kemana lagi kami harus mengadu dan meminta bantuan? kami mendukung dan tidak menghalangi program pemerintah apapun bentuknya namun disini kami hanya menuntut hak kami,jangan tindas kami rakyat kecil yang lemah pak.” ujar novita sedih

Sigit Muhaimin, pengacara warga dari YBH SSB, menambahkan,  bahwa warga telah diundang untuk bernegosiasi dengan pihak PT KAI namun PT KAI idak menemui warga padahal mereka sendiri yang mengundang sehingga warga merasa dipermainkan dan tidak dihargai.

Baca Juga :  Dendam Pribadi Jadi Motif Warga Ulak Segelung OI Tusuk Kepala Desa, Kini Dibekuk Polisi

Sementara itu pihak PT.KAI ketika dimintai konfirmasi oleh media ini malah dihalangi oleh petugas jaga dengan alasan untuk izin konfirmasi berita ke humas harus melalui surat resmi terlebih dahulu.

Warga pun berkomitmen akan terus melakukan aksi demo dengan massa yang lebih besar lagi baik itu demo di kantor Gubernur, Polda Sumsel, Ombudsman Palembang dan kembali ke PT KAI.(tyd)

Berita Terkait

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:45 WIB

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Berita Terbaru

Daerah

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:45 WIB