Diduga terjadi Monopoli SPK Ponton Isap Produksi dilokasi Puri Ansel DU 1548 PT Timah

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bangka,inewsnusantara.com,-Terkait legalitas PIP dengan SPK dilaut Sungailiat tepatnya didepan Puri Ansel /Batavia DU 1548 dalam WIUP PT.Timah diduga dimonopoli kuotanya oleh salah satu mitra PIP .
Saat dikonfirmasi kepihak wastam dan Kawilasi Bangka Utara menyebutkan bahwa untuk Kuota SPK sudah habis dengan alasan CV Mitra PIP yang mendapatkan restu dari pengelola wisata pantai tersebut adalah CV.TIN (timah indo nagari) dengan Luasan blok Rencana kerja +- 3 Ha.
Maka beberapa mitra PIP/ CV tidak mendapatkan SPK dilaut Batavia atau lokasi dekat Puri Ansel tersebut.
Salah satu tokoh nelayan dan juga Direktur LKPI Babel Amsal Patimbangi saat ditemui awak media dikediamannya diwilayah terdampak dilingkungan nelayan 2 menjadi berang .
Kemaren – kemaren pihak puri ansel menolak segala bentuk kegiatan tambang laut,baik KIP dan PIP.
Malah saat berjalanya operasi KIP beberapa waktu lalu sampai saat ini yang cukup mengancam wilayah kami dan menyebabkan abrasi ,sekarang dengan hebatnya seolah memberikan izin ke CV TIN sebagai satu-satunya mitra PIP yang diizinkan menambang dekat dengan lokasi wisata pantainya.” Ujar Amsal.
Hal ini dengan blak-blakan juga diamini oleh kawilasi Bangka Utara Beny Hutahean saat dikonfirmasi awak media,bahwa harus ada izin pengelola wisata (Sian Sugito) agar SPK PIP bisa terbit,dan menyatakan
Bahwa kuota PIP dilokasi tersebut telah habis atau kuota terbatas.
Jelas Pihak Puri Ansel yang mengatur pemilik IUP yaitu PT.Timah Tbk dalam mengatur mitra kerjanya beroperasi diDU 1548 tersebut.
Informasi yang didapat awak media menyatakan bahwa CV.TIN mendapatkan 15 unit kuota PIP yang awalnya hanya 8 unit PIP ditanda tangani kepala.Area Bangka Utara.(Senin ,5/05/2025).

Baca Juga :  Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Banyuasin Salurkan Bantuan Beras Untuk Balita Stunting

Informasi hangat menyebutkan bahwa pihak CV meminta uang masuk atau uang bendera puluhan juta perponton agar bisa bekerja dengan SPK mereka.
Padahal ada beberapa mitra PIP seperti CV.JM,CV.PB ,CV.TRM,dan CV RJM telah dilakukan verifikasi unit PIPnya,namun belum diterbitkan SPK PIPnya dan tidak dapat bekerja dilokasi sekitar Puri Ansel tersebut .

Baca Juga :  Polsek Bukit Intan Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Warga Antusias Serbu Lokasi

Sampai berita ini dipublikasikan awak media masih berusaha melakukan konfirmasi ke CV.TIN , apakah memang benar informasi yang disampaikan dari beberapa nara sumber terkait aturan SPK PIP yang meminta uang masuk puluhan juta rupiah dan merupakan Mitra SPK PIP tunggal dilaut sekitar Puri Ansel,namun belum ada tanggapan .
(Tim)

Berita Terkait

Momentum Bhayangkara ke-80, Ketua PWI Bangka Tengah Serukan Sinergi Pers dan Polri
PT Timah dan PWI Bateng Tebar Kurban hingga Perbatasan Desa, Warga Haru Baru Pertama Kali Terima Daging Kurban
DPRD Babel Bongkar Peran BAPPEBTI, Skema Harga Timah Mulai Diusut
NGOPI Bersama GESID, Bahar Buasan Ajak Anak Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
Operasi Pekat Menumbing 2026 Digelar Di Jembatan Emas, Polres Bangka Sita Motor Diduga Untuk Balap Liar
Patroli Sahur Sat Lantas Polres Bangka Sasar Titik Rawan Balap Liar, Geng Motor Tak Berkutik
Polres Bangka Tutup 2025 dengan Gebrakan: 10.169 Nyawa Terselamatkan, Crime Clearance Melejit
Siaran Pers Bawaslu Pangkalpinang Masuk Tiga Besar Nasional, Ungguli Ratusan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:27 WIB

Momentum Bhayangkara ke-80, Ketua PWI Bangka Tengah Serukan Sinergi Pers dan Polri

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:24 WIB

PT Timah dan PWI Bateng Tebar Kurban hingga Perbatasan Desa, Warga Haru Baru Pertama Kali Terima Daging Kurban

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:12 WIB

DPRD Babel Bongkar Peran BAPPEBTI, Skema Harga Timah Mulai Diusut

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:32 WIB

NGOPI Bersama GESID, Bahar Buasan Ajak Anak Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 23 Februari 2026 - 06:01 WIB

Operasi Pekat Menumbing 2026 Digelar Di Jembatan Emas, Polres Bangka Sita Motor Diduga Untuk Balap Liar

Berita Terbaru