Pangkalpinang, INC,. — Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok, Perum Bulog memastikan stok beras medium di Kota Pangkalpinang dalam kondisi aman dan mencukupi hingga tiga bulan ke depan.
Kepastian itu disampaikan Syahrial Ependri saat dihubungi via whatsapp. Ia menyebutkan, stok beras yang tersimpan di Gudang Selindung saat ini mencapai 1.957.000 kilogram.
“Stok di gudang kita sekarang di Gudang Selindung mencapai 1.957.000 kilogram dan cukup untuk tiga bulan ke depan. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras medium,” ujar Syahrial.
Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog juga terus menggencarkan distribusi beras SPHP ke pasar-pasar guna menjaga stabilitas harga dan mencegah gejolak di tingkat konsumen.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat tetap mendapatkan beras dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan pangan.
Tak hanya itu, Bulog juga tengah menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 bagi warga Kota Pangkalpinang. Penyaluran perdana dilakukan di Kecamatan Taman Sari dan akan dilanjutkan secara bertahap ke seluruh kecamatan lainnya.
“Kita salurkan sekarang, di Kecamatan Taman Sari dan selanjutnya akan kita distribusikan ke kecamatan lainnya secara bertahap,” katanya.
Program bantuan pangan tersebut, disambut positif warga karena dinilai membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga, terutama bagi masyarakat penerima manfaat di tengah kondisi ekonomi yang masih fluktuatif.
Dengan stok yang dinyatakan aman serta distribusi bantuan yang terus berjalan, pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan di pasaran.












