Berkas Perkara Dilimpahkan ke Kejari, 3 Perampok Bersenpi di Ogan Ilir Segera Disidang

- Redaksi

Kamis, 26 Desember 2024 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDERALAYA ,Inewsnusantara.com– Polisi melaksanakan tahap II atau penyerahan tiga tersangka perampokan di Ogan Ilir ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Tiga tersangka yakni Irfansyah (42 tahun), Agus Toni (29 tahun) dan Anton (34 tahun), dilimpahkan beserta barang bukti senjata api rakitan (senpira).

Ketiganya melukai dan merampok seorang sopir mobil pikap di Sungai Pinang, Ogan Ilir, pada pengujung Agustus lalu.

Perkara ini ditangani Polsek Tanjung Raja yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Sungai Pinang.

“Berkas perkara 365 (KUHP, pencurian dengan kekerasan) oleh tiga tersangka sudah P21 (dinyatakan lengkap),” terang Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin, Kamis (26/12/2024).

Selanjutnya terhadap para tersangka akan dilakukan proses penuntutan, yaitu penyusunan dakwaan.

Baca Juga :  Warga Ds Sungai Tepuk Angkat Bicara Setelah Tersudutkan Dituduh Terlibat Penganiayaan

“Kalau itu ranahnya jaksa,” kata Zahirin.

Diungkapkannya, ketiga tersangka menembak sopir pikap di Sungai Pinang bernama Iin (27 tahun).

Saat itu korban sedang menjemput para pekerja perkebunan tebu dengan menggunakan mobil pikap.

Begitu melintas di TKP, korban dihentikan oleh tiga tersangka dengan membentangkan balok kayu di jalan.

Salah seorang tersangka yang membawa senjata api rakitan, langsung menodongkan senjata ke arah korban dan merebut kunci kontak mobil.

“Korban kemudian diseret keluar dari kendaraannya dan berusaha melawan, namun tersangka menembak korban sebanyak tiga kali,” ungkap Zahirin.

Korban pun mengalami luka tembak di lengan kanan dan rekoset di kepala.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung

Zahirin menuturkan, tersangka lainnya sempat mengikat korban dengan tali plastik sebelum meninggalkannya di lokasi kejadian.

Setelah melukai korban, para tersangka melarikan diri dengan membawa mobil korban, yakni Daihatsu Gran Max warna hitam dengan plat nomor BG 8969 BP.

“Korban ketika itu mengalami luka cukup serius dan dirawat di rumah sakit,” terang Zahirin.

Diketahui, tersangka Anton merupakan otak perampokan ini.

Para tersangka pun dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Tentunya para tersangka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Zahirin menegaskan.(Mat)

Berita Terkait

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.
Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”
Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa
Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda
Warga Mangsang Desak Mabes Polri
Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:28 WIB

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:28 WIB