BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Dalam rangka hari jadi ke 7 Kecamatan Selat Penuguan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) lakukan jemput bola layanan administrasi kependudukan masyarakat, Rabu (17/9) kemarin.
Plt Kadisdukcapil Banyuasin melalui Kabid Informasi dan Administrasi Kependudukan Ali Sodikin SAg MSi
saat dikonfirmasi mengatakan, program ini dijalankan didaerah terpencil salah satunya di wilayah Kecamatan Selat Penuguan
“Kemarin kami telah melakukan melakukan jemput bola layanan administrasi kependudukan dalam rangka memperingati hari jadi ke 7 Kecamatan Selat Penuguan,” kata Ali Sodikin, Kamis (18/9).
Pelayanan Disdukcapil “jemput bola”
ini merupakan program proaktif Disdukcapil untuk mendatangi masyarakat secara langsung guna memberikan layanan administrasi kependudukan.
Ini dilakukan guna memperbaiki
dan meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan, Disdukcapil Banyuasin jalankan program pelayanan jemput bola ke daerah terpencil dan ini sudah lama berjalan.
Program jemput bola tersebut selalu mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari masyarakat desa yang merasa sangat terbantu dengan hadirnya layanan yang dekat.
“Program ini menyasar warga yang kesulitan mengakses kantor Disdukcapil, seperti lansia, difabel, kelompok rentan, warga di daerah terpencil, pelajar, dan pekerja di perusahaan atau komunitas,” terangnya.
Lebih lanjut, Ali Sodikin mengatakan bahwa kegiatan ini sudah menjadi rutinitas tahunan dan hingga kini diperkirakan telah berjalan sekitar 4 tahun sejak tahun 2022 silam.
Sedangkan layanan yang bisa diakses meliputi perekaman KTP-el, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pengajuan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), pencatatan sipil (akta kelahiran, kematian), serta konsultasi.
“Tim terus bekerja maksimal dengan dibantu 1 unit mobil pelayanan keliling yang selalu menyisir hingga ke kecamatan yang jauh dari kantor seperti Kecamatan Selat Penuguan, Pulau Rimau dan kecamatan lainnya secara bergantian,” imbuhnya.
Dikatakan Ali, program Disdukcapil Jemput Bola ini merupakan salah
satu percepatan dalam mensukseskan program Bupati Banyuasin Banyuasin Bangkit Berkelanjutan.
Dengan nama Mobil Keliling,
sekarang kegiatan ini terus dimaksimalkan dengan nama
program Jemput Bola dan
sama sekali tidak memungut
biaya sepersen pun alias gratis.
“Kami ingatkan kembali, bahwa
tidak ada pungutan biaya dalam pengurusan Disdukcapil, jadi jika
ada yang mengatakan ada pungutan biaya, maka hal tersebut bisa dikatakan penipuan,” pungkasnya. (Adm)













