BANYUASIN, inewsnusantara.com,- Kegiatan Penyaluran bantuan pangan beras Badan Usaha Logistik (Bulog) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dilaksanakan Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuaisn III, Kabupaten Banyuaisn, kepada ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan beras Badan Usaha Logistik tersebut dilakukan langsung oleh Lurah Kedondong Raye Imam Gozali SIP, yang secara simbolis menyerahkan bantuan beras Bulog itu kepada salah seorang Keluarga Penerima Manfaat di Kantor Lurah setempat.
Dalam keterangannya, Lurah Kedondong Raye Imam Gozali SIP mengatakan, bahwa bantuan pangan beras Badan Usaha Logistik dengan berat 10 Kg tersebut merupakan realisasi program bantuan beras yang dicanangkan oleh Bulog.

“Kini kami dari pihak Kelurahan Kedondong Raye telah mendistribusikan bantuan beras Bulog seberat 10 Kg kepada 247 KPM yang masuk dalam kategori miskin dan keluarga prasejahtera,” ungkap Imam kepada media ini, Jum’at (13/12).
Sebagai informasi, program bantuan beras ini dimulai dari bulan September, Oktober, November dan berlanjut hingga Desember 2024. Bantuan beras ini menjadi upaya pemerintah membantu keluarga tidak mampu untuk memenuhi kebutuhannya saat harga beras naik.
Imam menuturkan, bahwa bantuan pangan ketiga ini dialokasikan untuk bulan Desember 2024. dan penyaluran bantuan ini mulai dilakukan pada 10 Desember 2024, dan proses penyaluran bantuan pangan ini telah melalui berbagai tahapan.
Seperti, lanjut Imam, verifikasi, validasi, pengecekan kualitas dan kuantitas, serta rencana koordinasi dan waktu penyaluran. Dan dalam penyalurannya setiap KPM menunjukan KK dan KTP untuk dicocokkan dengan data Berita Acara Serah Terima.
“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban keluarga penerima dan mengendalikan harga beras baik di tingkat produsen maupun konsumen,” jelasnya. Seperti yang terlihat pagi ini, masyarakat berbondong-bondong datang ke Kantor Lurah guna mengambil bantuan pangan ini.
Untuk diketahui bahwa Badan Pangan Nasional (Bapanas) pemerintah memiliki cadangan beras yang cukup untuk menghadapi momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Sehingga dengan ini pemerintah siap menghadapi Desember, Januari, dan Februari.
Meski demikian angka tersebut kemungkinan bakal berkurang seiring tingginya konsumsi di Nataru, sedangkan produksi justru berkurang ketika memasuki musim hujan, bahkan makin terlihat di Februari 2025 mendatang.
Terpisah, Camat Banyuasin III Santo SSos mengungkapkan, bantuan beras Bulog ini tidak hanya di Kelurahan Kedondong Raya saja, namun seluruh kelurahan di Kecamatan Banyuasin III juga mendistribusikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Santo, menyampaikan bahwa bantuan pangan beras diberikan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi dan juga komitmen pemerintah untuk mendukung ketersediaan pangan yang cukup di masyarakat melalui kebijakan penyaluran cadangan pangan pemerintah.
“Pemerintah melakukan program ini memang dalam rangka membantu masyarakat. Apalagi kondisi mungkin el nino, panen yang tidak lancar dan sebagainya, khususnya masyarakat yang tidak mampu dari sisi perekonomian. Mudah-mudahan ini bermanfaat, berkah buat kita semuanya, kata Awaluddin,” ujar Santo.
Sebagaimana diketahui, bantuan ini telah terlaksana sejak awal tahun 2023 dalam 2 tahapan dan kemudian dilanjutkan lagi pada tahun 2024. Bantuan pangan beras di 2024 disalurkan mulai Januari sampai Desember dengan catatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih memungkinkan.
Sebagai operator pelaksana program ini adalah Perum Bulog melalui penugasan dari Badan Pangan Nasional. Dalam pendistribusian ke seluruh wilayah Indonesia, Bulog bekerjasama dengan PT Pos Indonesia (POS), PT Jasa Prima Logistik (JPL) yang juga merupakan anak perusahaan Bulog, dan PT Yasa Artha Trima Nunggal. (Adm).













