Brigjen Rudy Syafirudin Apresiasi Desa Percontohan P2B Banyuasin: Tiap Rumah Harus Punya 7-8 Jenis Tanaman

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Brigjen Pol. M Rudy Syafirudin SIK Apresiasi terhadap inovasi ketahanan pangan Polres Banyuasin. Hal ini diungkapkan nya saat melakukan peninjauan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Kelurahan Tanah Mas.

Direktur Bintibmas Korbinmas Baharkam Polri itu menegaskan: “Desa ini harus jadi model nasional! Setiap pekarangan wajib menghasilkan minimal 7-8 komoditas pangan.

Kedatangan tim peninjauan
Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)
dari Mabes Polri di Kelurahan Tanah
Mas Indah pada Pukul 13.00 WIB
yang disambut langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK.

Desa binaan Polres Banyuasin ini
juara 1 P2B Polda Sumatera Selatan
kini menjadi duta ketahanan pangan Sumsel di ajang nasional.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Banyuasin Melakukan Penandatanganan Pakta Integritas, Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Tahun 2025

Brigjen Rudy Syafirudin didampingi Kombes Pol Deden (Tim Mabes) dan Kombes Pol Hari Purnomo (Dir Binmas Polda Sumsel), menyusuri deretan kebun vertikultur, kolam ikan mini, serta petak sayuran organik milik warga.

Dalam inspeksi mendadak, beliau memuji integrasi tanaman cabai, kangkung, lele, dan buah lokal seperti pepaya yang tumbuh subur di lahan sempit.

“Jangan berhenti di lomba! Saya ingin setiap rumah punya minimal 7-8 jenis tanaman. Kalau satu produk unggul seperti cabai rawit di sini, itu bisa jadi ikon ekonomi desa sekaligus penambah nilai saat penilaian nasional,” ujarnya.

Tanah Mas Indah dipilih sebagai percontohan karena keberhasilannya mengubah 85% pekarangan warga menjadi “supermini farm”. Teknik budikdamber (budidaya ikan dalam ember) dan vertikultur dari barang bekas jadi andalan. Hasilnya: keluarga anggota P2B kini tak hanya mandiri pangan, tapi juga menjual surplus panen ke pasar lokal.

Baca Juga :  Operasi Zebra Musi 2025, Polres Muara Enim Hadirkan Polisi Menyapa

Di akhir kunjungan, Brigjen Rudy berpesan: “Polri tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga membangun ketahanan bangsa dari pekarangan rumah. Jika Banyuasin berhasil, desa-desa lain di Indonesia harus bisa meniru,” ucapnya.

Warga Tanah Mas Indah pun menyambut tantangan itu. Dengan bibit kale dan kacang panjang baru, mereka bersiap memenuhi target “7 tanaman per pekarangan”—menjadikan lomba P2B bukan sekadar kompetisi, tapi gerakan masif merajut kemandirian pangan. (Adm).

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB