Fakta Persidangan Dakwaan Kasus Kopda Bazarsah Ungkap Dugaan Kongkalikong Hingga Bagi-Bagi Jatah Antar Sesama Oknum

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Palembang,inewsnusantara.com- Sidang pembacaan dakwaan terhadap Kopda Bazarsah dalam kasus pembunuhan Kapolsek Negara Batin, AKP (Anumerta) Lusiyanto, mengungkap serangkaian fakta mengejutkan.

Sidang yang digelar di Pengadilan Militer pada Rabu, 11 Juni 2025, membeberkan keterlibatan sejumlah oknum aparat dalam penyelenggaraan arena judi sabung ayam dan dadu guncang di wilayah Lampung.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh tim oditur militer secara bergilir, terungkap bahwa terdakwa Kopda Bazarsah tidak sendirian. Ia disebut berkoordinasi dengan Peltu Yun Heri Lubis (berkas terpisah) serta sejumlah oknum anggota Polsek Negara Batin untuk mengamankan kegiatan perjudian tersebut.

Menurut dakwaan, koordinasi antara terdakwa dan aparat Polsek menghasilkan “lampu hijau” berupa arahan singkat “Hati-hati dan hindari keributan”.

Kalimat itu diduga menjadi sinyal persetujuan tidak resmi, yang kemudian memungkinkan aktivitas ilegal tersebut berjalan tanpa gangguan hukum.

Awal mulanya, praktik perjudian digelar di kawasan Register 44, Umbul Kampung Gisting Jaya, Way Kanan, pada Juli 2023.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Banyuasin Gelar Polantas Menyapa Bersama Sopir Angkot

Namun karena keterbatasan lahan parkir dan protes dari warga sekitar, lokasi pun beberapa kali berpindah. Dari Simpang Leban hingga akhirnya ke Umbul Naga, Kampung Karang Manik, lokasi terakhir yang menjadi saksi tragedi berdarah.

Puncaknya terjadi pada Senin, 17 Maret 2025. Saat aparat kepolisian melakukan penggerebekan di arena sabung ayam Karang Manik, situasi mendadak berubah menjadi mencekam.

Tembakan dilepaskan ke arah petugas, menyebabkan tiga anggota polisi tewas di tempat Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib. Ketiganya diduga ditembak oleh pelaku bersenjata.

Penyelidikan intensif mengarah pada keterlibatan oknum TNI dalam insiden tragis ini. Setelah sempat melarikan diri, Kopda Bazarsah akhirnya menyerahkan diri dan ditangkap aparat gabungan di kediamannya.

Ia kemudian diserahkan ke institusi militer untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PT Timah Area Kundur Gelar Lomba Tanggap Darurat

Lebih jauh, dakwaan juga membeberkan adanya dugaan bagi-bagi jatah dari hasil judi antara oknum TNI dan Polri di wilayah Negara Batin.

Praktik kolusi ini diduga menjadi akar tumbuh suburnya aktivitas perjudian ilegal yang bahkan sempat menjadi sumber penghasilan bagi sejumlah pihak.

Sidang ini menjadi sorotan tajam publik, tak hanya karena melibatkan aparat negara, namun juga karena terbunuhnya seorang Kapolsek dalam situasi yang semestinya dapat dihindari.

Fakta-fakta yang terungkap dalam dakwaan membuka potret buram tentang pembiaran dan keterlibatan aparat dalam aktivitas ilegal yang berujung maut.

Proses hukum terhadap Kopda Bazarsah dan pihak-pihak terkait masih terus berjalan.

Publik kini menantikan apakah pengadilan militer mampu memberikan keadilan atas tewasnya tiga anggota kepolisian dan membongkar seluruh jaringan gelap yang bermain di balik arena judi berdarah tersebut. (164n).

Berita Terkait

Dampak Musim Panas, Babinsa Himbau Warga Untuk Tingkatkan Kewaspadaan Lingkungan
Lazismu Babel Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa, Peringati Milad ke-24 Lewat Muharram Ceria
Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD
Empat Pencarian, Koban Yang Diduga Diterkam Buaya di Perairan Teluk Betung Berhasil Ditemukan
Bangunan SMPN 6 Cengal OKI Ludes Terbakar
Cegah Karhutlah, Babinsa Koramil 430-05/Betung Melaksanakan Patroli di Wilayah Binaan
Pabrik Gula Cinta Manis Mulai Buka Giling, Kebun Tebu Pun Mulai Terbakar
Oknum Kabid Disdik OI Diduga Peras Para Kepsek

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:41 WIB

Dampak Musim Panas, Babinsa Himbau Warga Untuk Tingkatkan Kewaspadaan Lingkungan

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:53 WIB

Lazismu Babel Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa, Peringati Milad ke-24 Lewat Muharram Ceria

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:35 WIB

Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:54 WIB

Empat Pencarian, Koban Yang Diduga Diterkam Buaya di Perairan Teluk Betung Berhasil Ditemukan

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:16 WIB

Bangunan SMPN 6 Cengal OKI Ludes Terbakar

Berita Terbaru

Banyuasin

Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:35 WIB