Polres Ogan Ilir Panen Raya Jagung Tahap 2, Wujudkan Program Ketahanan Pangan 

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

OGAN ILIR, inewsnusantara.com,- Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan panen raya jagung tahap kedua dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan.

Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas 3 hektar milik Aipda Iwan Haryanto, yang berlokasi di Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo mengatakan, panen raya ini merupakan tindak lanjut dari tahap pertama yang telah dilaksanakan pada April lalu.

Di mana ketika itu hasil panen mencapai 6,5 ton jagung manis dan 20 ton jagung pipil dari lahan seluas 5 hektar.

Baca Juga :  Tegakan Disiplin Pegawai, Sekda Palembang Akan Pimpin Apel Disetiap Kecamatan

“Dan untuk tahap kedua ini diperkirakan hasil panen mencapai 24 ton jagung pipil,” terang Bagus ditemui di lokasi panen raya, Senin (5/5/2025).

Bagus menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini adalah bentuk nyata dukungan institusi Polri terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Pucuk pimpinan Polres Ogan Ilir juga menekankan pentingnya kerjasama antara aparat kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat.

Kerjasama ini dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mengurangi ketergantungan terhadap impor jagung.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih giat dalam bertani. Ke depan, kami berkomitmen untuk mengembangkan penanaman jagung di setiap desa, minimal satu hektar sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan,” ujar Bagus.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan Edukasi Warga Desa Suka Pindah Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Dijelaskannya, lahan jagung yang dipanen kali ini mulai ditanami bibit pada pertengahan Januari lalu.

Penanaman dengan bibit sebanyak 50 kilogram, menggunakan pupuk kandang 300 karung, phonska delapan karung dan urea delapan karung.

“Selama masa tanam, dilakukan penyemprotan herbisida dan insektisida untuk mengendalikan gulma serta hama ulat,” terang Bagus.

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB