Cegah Stunting, Pemdes Lubuk Saung Salurkan Bantuan PMT Bergizi Kepada Balita

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Pemerintah Desa Lubuk Saung bersama kader PKK menyalurkan bantuan paket pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi kepada balita di wilayahnya berupa susu, biskuit, nugget dan sereal.

Kegiatan tersebut berlangsung di Posyandu Serumpun Indah, Desa Lubuk Saung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Dan dihadiri langsung Kades Lubuk Saung Haryadi, yang juga turut serta menyalurkan bantuan PMT tersebut.

Kades Lubuk Saung Haryadi, saat dikonfirmasi mengatakan, bantuan PMT bergizi itu sebagai wujud kepedulian pemerintah desa dalam membantu pemenuhan dan keseimbangan gizi balita, sehingga dapat mencegah adanya masalah stunting pada balita.

Baca Juga :  Libur Sekolah, Arena Permainan Anak Diserbu Pengunjung

“Hari ini kita berikan bantuan PMT untuk balita yang ada di Desa Lubuk Saung, sebagai wujud kepedulian kami terhadap masalah stunting pada balita. Jangan sampai di Desa Lubuk Saung ada balita yang mengalami stunting,” kata Haryadi, Minggu (20/4).

Haryadi menambahkan, dengan diberikannya bantuan makanan tambahan bergizi kepada anak-anak, diharapkan akan ada peningkatan gizi kepada mereka.

“Kita memberikan makanan berupa susu, biskuit, nugget, sereal, telur, tahu, tempe, susu, dan lainnya pada anak balita untuk memenuhi gizi anak,” terang Kades Haryadi.

Kades Haryadi berharap, dengan diberikannya bantuan ini, angka stunting di Kabupaten Banyuasin khususnya di wilayah Kecamatan Banyuasin III berkurang.

Baca Juga :  Kurang Dari 24 Jam, Polres Banyuasin Berhasil Ringkus Pelaku Penembakan di Jalintim Palembang - Betung

“Masalah stunting pada balita secara langsung disebabkan oleh asupan gizi yang kurang mencukupi. Oleh sebab itu kami bersama dengan Kader PKK Desa Lubuk Saung, membantu mencukupi kebutuhan gizi warga, khususnya balita,” beber Haryadi.

Haryadi mengatakan, makanan tambahan untuk balita itu dapat diberikan sekali dalam satu hari selama 90 hari berturut-turut atau 3 bulan.

“Mencegah stunting itu penting. Karena masalah gizi kurang merupakan salah satu faktor penyebab kematian bayi,” ucap Haryadi. (Adm).

Berita Terkait

Aksi Kemanusian PSI Ogan Ilir, Bantu Korban Kebakaran Rumah di Pulau Semambu
Kunjungi Ogan Ilir, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan Pabrik Arwana Plant IV D
Kapolres OKI Terima Tim Satgas Lemdiklat Polri, Edukasi Warga Jadi Kunci Cegah Karhutla
Saat Kabut Asap Mengintai, Kapolres OKI Bagikan Masker kepada Pelajar dan Jamaah
Melalui Komsos, Babinsa Ingatkan dan Himbau Warga Binaannya Tentang Bahaya Karhutla
Sidang Kasus Sabu 14,7 Kg Omset Milyaran Rupiah,Angga Berdalih Bisnis Sabung Ayam
Di Tengah Cuaca Kering, Polres OKI Gelar Sholat Istisqa dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Babinsa Koptu Helmi Berjuang Bersama Masyarakat Padamkan Api

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Aksi Kemanusian PSI Ogan Ilir, Bantu Korban Kebakaran Rumah di Pulau Semambu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Kunjungi Ogan Ilir, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan Pabrik Arwana Plant IV D

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Kapolres OKI Terima Tim Satgas Lemdiklat Polri, Edukasi Warga Jadi Kunci Cegah Karhutla

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Saat Kabut Asap Mengintai, Kapolres OKI Bagikan Masker kepada Pelajar dan Jamaah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Sidang Kasus Sabu 14,7 Kg Omset Milyaran Rupiah,Angga Berdalih Bisnis Sabung Ayam

Berita Terbaru