Kapolres OKI Terima Tim Satgas Lemdiklat Polri, Edukasi Warga Jadi Kunci Cegah Karhutla

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYUAGUNG,—INC, -Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tidak hanya dilakukan dengan memadamkan api. Edukasi dan membangun kesadaran masyarakat menjadi langkah penting agar kebakaran dapat dicegah sejak awal.

Hal itu menjadi perhatian dalam kunjungan Tim Satgas Lemdiklat Polri ke Polres OKI. Tim yang berjumlah enam personel tersebut terdiri dari empat personel S2 PTIK, satu personel Sespimma, dan satu personel SIP. Jumat (28/8/26)

Tim diterima langsung oleh Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH. Pertemuan tersebut membahas penguatan edukasi kepada masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki potensi rawan karhutla.

Baca Juga :  Operasi Sikat 1 Musi 2025, Sat Reskrim Polsek Tungkal Ilir Bekuk Dua Orang Terduga Premanisme

Kapolres mengatakan, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran. Menurut dia, satu titik api yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya tahu bahwa karhutla itu berbahaya, tetapi juga memahami bagaimana mencegahnya. Jangan sampai api muncul baru kita bergerak,” katanya

Karena itu, jajaran Polres OKI terus memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui patroli, pemantauan daerah rawan, deteksi dini, serta komunikasi langsung dengan masyarakat.

Kehadiran Tim Satgas Lemdiklat Polri menjadi bagian dari upaya memperkuat pendekatan tersebut. Edukasi diharapkan tidak berhenti pada penyampaian imbauan, tetapi mampu membangun kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga :  Bripka Widiyanto Turut Serta Pada Panen Jagung di Lahan PT CVA Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan

Kapolres OKI menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Polisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus berada dalam satu langkah untuk mencegah kebakaran.

“Pencegahan adalah pekerjaan bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika menemukan adanya titik api,” ujarnya

Dengan penguatan edukasi dan deteksi dini, Polres OKI berharap potensi karhutla dapat ditekan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Berita Terkait

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda
Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI
HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang
Penyaluran Air Bersih di Teluk Kecapi OI, Warga Bersyukur : Perlu 3 Hari Untuk Jernihkan Air Rawa
Perkuat Sinergi Dalam Menghadapi Karhutla, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Kunjungi Polres Banyuasin
Kapolres OKI Sambut 14 Personel Seskoad, Edukasi Warga Cegah Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 September 2026 - 10:53 WIB

Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi

Jumat, 4 September 2026 - 21:27 WIB

*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*

Kamis, 3 September 2026 - 20:19 WIB

HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI

Kamis, 3 September 2026 - 20:15 WIB

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Berita Terbaru

Ogan Ilir

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 Sep 2026 - 11:36 WIB

Daerah

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:15 WIB