OGAN ILIR,Inewsnusantara.com – Seorang ayah di Ogan Ilir dilaporkan menyetubuhi anak perempuan sendiri berkali-kali selama lebih dari dua tahun.
Hal tersebut terungkap berdasarkan keterangan korban sebut saja Bunga yang didampingi ibunya pada
Diceritakan Bunga, perbuatan keji ayah kandungnya itu dimulai saat dirinya masih duduk di kelas 2 SMP tahun 2020 lalu.
Namun ketika itu aksi bejat itu selalu gagal karena Bunga menolak dan melarikan diri.
“Dulu waktu kelas 2 SMP saat pulang sekolah, keadaan rumah kosong. Yang ada cuma saya berdua dengan ayah,” ungkap Bunga kepada wartawan, Rabu (5/3/2025).
“Tiba-tiba ayah saya mengajak begituan dengan mengancam pakai pisau. Tapi saya tinggal pergi,” terangnya.
Setelah itu, percobaan persetubuhan terhadap Bunga dilakukan namun selalu gagal.
Saat Bunga duduk di bangku kelas 1 SMA atau pada 2022 lalu, perbuatan bejat ayahnya itu tak dapat dihindari.
Bunga menuturkan, ayahnya mengancam akan bunuh diri jika nafsu syahwatnya tak dilayani.
“Ayah mengancam mau bunuh diri kalau tidak saya layani. Maka terjadilah hubungan itu,” ungkap Bunga dengan mata berkaca-kaca.
Selama lebih dari dua tahun terakhir, sudah belasan kali Bunga terpaksa melayani nafsu ayah kandungnya.
Dia berharap polisi segera mengungkap perkara ini karena sudah dilaporkan sejak awal Januari lalu.
“Saya didampingi ibu sudah lapor polisi. Ini sudah dua bulan tapi saya hanya menanggung malu, sementara pelakunya sudah pergi,” tutur Bunga.
Polisi mengonfirmasi perkara pemerkosaan oleh ayah terhadap anak kandung di Ogan Ilir naik ke tahap penyidikan.
Hal ini disampaikan Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Surya Wibowo, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ilham.
“Sudah ke tahap penyidikan,” kata Ilham dihubungi terpisah.
Beberapa orang saksi telah diperiksa pada perkara ini, termasuk juga korban sebut saja Bunga.
“Iya, (korban) sudah (diminta keterangan),” terang Ilham.
Beredar informasi bahwa pelaku melarikan diri keluar wilayah Ogan Ilir.
Namun polisi menegaskan akan mengusut tuntas perkara ini dengan memburu pelaku.
“Pastinya terus bekerja melakukan penyidikan,” kata Ilham menegaskan. (Mat)













