Imam Wahyudi Desak Aparat Tutup Celah Pengiriman LTJ, Tegaskan Kekayaan Babel Tak Boleh Bocor

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,. – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Wahyudi, mendesak aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap Logam Tanah Jarang (LTJ) agar tidak keluar dari Bangka Belitung, terutama melalui dugaan praktik pengiriman ilegal maupun penyelundupan.

Menurut Imam, LTJ merupakan mineral strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi kebutuhan dunia untuk industri kendaraan listrik, semikonduktor, hingga teknologi pertahanan. Karena itu, kekayaan tersebut harus diolah di Bangka Belitung agar memberikan nilai tambah bagi daerah.

“LTJ harus tetap diolah di Bangka Belitung. Jangan sampai dijual keluar, dikirim keluar, apalagi diselundupkan. Kalau daerah hanya menjadi pemasok bahan mentah, manfaat ekonominya akan dinikmati pihak lain,” tegas Imam.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Pj Bupati Banyuasin Sidak Pasar Pangkalan Balai

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung itu menegaskan, aparat penegak hukum harus bertindak tegas apabila ditemukan aktivitas pemindahan atau pengiriman LTJ yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum.

“Kalau ada upaya membawa keluar LTJ dari Bangka Belitung, aparat harus bertindak. Jangan sampai ada pihak yang justru masuk dalam lingkaran yang memperdagangkan, memindahkan, atau bahkan menyelundupkan komoditas strategis ini,” ujarnya.

Menyusul sorotan publik, terhadap perpindahan ribuan ton tin slag dari kawasan peleburan timah ke lokasi penampungan di Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang. Material tersebut diduga masih mengandung mineral strategis, termasuk unsur-unsur Logam Tanah Jarang, sehingga memunculkan perhatian terkait aspek perizinan, tata kelola, dan pengawasannya.

Baca Juga :  HUT Kelurahan Kedondong Raye, Bupati Askolani dan Nabila Askolani Buka Bazar Kurma dan Khitanan Massal

Imam menilai, kasus tersebut harus menjadi momentum memperbaiki tata kelola mineral ikutan di Bangka Belitung. Ia menekankan, seluruh potensi mineral strategis harus dikelola secara transparan, sesuai aturan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Menurutnya, hilirisasi LTJ merupakan langkah penting agar Bangka Belitung tidak terus menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu membangun industri pengolahan, membuka lapangan kerja, menarik investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai kekayaan strategis Bangka Belitung justru dinikmati pihak luar. Daerah harus, menjadi pusat pengolahan dan memperoleh manfaat ekonomi sebesar-besarnya dari sumber daya yang dimiliki,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis
102 Pelaku Ekraf Pangkalpinang Dilatih Bikin Konten Digital, Prof Udin Apresiasi Kementerian Ekraf
Pangkalpinang Siapkan Gema Ekraf 2027, Yan Rizana Dorong UMKM Naik Kelas
Targetkan 800 Pasien, Rudianto Tjen Buka Peluang Warga Babel Ikuti Operasi Katarak Gratis
Keaktifan Posyandu Capai 100 Persen, Wali Kota Pangkalpinang Fokus Benahi Sarpras
Wali Kota Pangkalpinang Hadiri Hari Santri 2026, PCNU Santuni 64 Kaum Dhuafa
Dari Air Bersih hingga Paket Gizi, Lazismu Babel Perkuat Program Cegah Stunting di Bangka Barat
Sinergi dan Amanah Baru, Al Imran Diharapkan Perkuat Kinerja DPRD Bangka

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:44 WIB

102 Pelaku Ekraf Pangkalpinang Dilatih Bikin Konten Digital, Prof Udin Apresiasi Kementerian Ekraf

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Pangkalpinang Siapkan Gema Ekraf 2027, Yan Rizana Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Keaktifan Posyandu Capai 100 Persen, Wali Kota Pangkalpinang Fokus Benahi Sarpras

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Wali Kota Pangkalpinang Hadiri Hari Santri 2026, PCNU Santuni 64 Kaum Dhuafa

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl

Senin, 26 Okt 2026 - 20:27 WIB