Jakarta, INC,. – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Wahyudi, mendesak PT Pelindo agar serius mendorong pengembangan Pelabuhan Pangkalpinang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Desakan itu disampaikan saat kunjungan kerja Komisi III DPRD Babel ke Kantor PT Pelindo, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Menurut Imam, pengembangan pelabuhan menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung. Ia juga meminta Pelindo memaparkan program pembangunan yang telah dan akan direalisasikan di daerah.

“Apakah pengembangan Pelabuhan Pangkalpinang sudah diusulkan masuk PSN? Jika belum, kami berharap Pelindo ikut mendorongnya. Kami juga ingin mengetahui pembangunan apa saja yang telah dan akan dilakukan di Bangka Belitung,” tegas Imam.
Dalam pertemuan tersebut, Executive Director PT Pelindo, Budi, menjelaskan Pelindo mengelola Pelabuhan Pangkal Balam dan Tanjung Pandan. Namun, keduanya masih menghadapi persoalan sedimentasi yang dipengaruhi pasang surut dan aktivitas penambangan timah sehingga memerlukan pengerukan serta koordinasi lintas instansi.
Komisi III, menyoroti lambatnya pelayanan kapal akibat sedimentasi, mendorong peningkatan layanan penyeberangan, hingga meminta pengembangan pelabuhan di Belitung Timur yang dinilai memiliki potensi strategis.
Pertemuan diharapkan, menjadi langkah nyata agar persoalan pelabuhanan di Bangka Belitung segera mendapat perhatian serius, sehingga pelayanan masyarakat dan arus logistik dapat berjalan lebih cepat dan efisien.












