Pangkalpinang, INC,. — Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Donny Yoesgiantoro, menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana yang masih dihadapi KI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (KI Babel) saat melakukan kunjungan kerja, Rabu (6/5/2026).
Dalam kunjungan yang turut didampingi anggota DPD RI, Bahar Buasan, Donny menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan fasilitas yang memadai.
“Fungsi Komisi Informasi sangat strategis, namun sarana dan prasarana KI Babel saat ini masih belum maksimal,” ujarnya.
Kunjungan ini menjadi ruang evaluasi terbuka bersama jajaran KI Babel yang dipimpin Ita Rosita. Dalam diskusi, persoalan keterbatasan fasilitas mencuat sebagai kendala utama yang berpotensi menghambat pelayanan dan penyelesaian sengketa informasi.
Ita mengakui kondisi tersebut dan menegaskan kebutuhan dukungan nyata, baik dari sisi anggaran maupun kebijakan. Meski begitu, ia memastikan KI Babel tetap berkomitmen menjalankan tugas secara maksimal.
“Kami tetap bekerja optimal, namun memang dibutuhkan penguatan fasilitas agar kinerja lebih profesional,” katanya.
Selain isu teknis, pertemuan juga menekankan pentingnya sinergi antara KI Pusat dan daerah. Peran DPD RI dinilai krusial dalam menjembatani kebutuhan daerah agar mendapat perhatian di tingkat pusat.
Kunjungan ini diharapkan tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum mendorong langkah konkret dalam memperkuat kelembagaan, fasilitas, dan kualitas layanan informasi publik.
Di tengah meningkatnya tuntutan transparansi, keberadaan Komisi Informasi menjadi kunci. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, upaya mewujudkan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel akan sulit tercapai secara maksimal.













