Polres Banyuasin Sukses Gelar Gerakan Pangan Murah, 8 Ton Beras Bulog Ludes Terjual

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN- Polres Banyuasin, melalui jajaran Polsek Tungkal Ilir, berhasil melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan berjalan lancar serta aman, Kamis (23/10).

Kapolres Banyuasin melaporkan langsung pelaksanaan kegiatan ini kepada Kapolda Sumsel. Pelaksanaan GPM dipusatkan di dua lokasi, yaitu Mako Polsek Tungkal Ilir dan Dusun Puyuh, Desa Teluk Tenggulang Kecamatan Tungkal Ilir, mulai pukul 09.00 WIB.

Sebelum penjualan dimulai, persiapan telah dilakukan dengan matang. Polsek Tungkal Ilir bekerja sama dengan pihak Kecamatan dan Desa setempat menyiapkan lokasi dan sarana prasarana.

Sosialisasi kepada masyarakat juga telah dilakukan sebelumnya oleh Bhabinkamtibmas melalui penyebaran flyer dan pengumuman di media sosial, termasuk Instagram Polres Banyuasin, sehingga masyarakat telah menunggu di lokasi penjualan.

Baca Juga :  Kapolres Banyuasin Resmikan Ambulance Air dan Bagikan Sembako di Desa Kuala Sugihan

Pada hari pelaksanaan, Bulog hadir dengan membawa 8 ton beras SPHP dalam kemasan 5 kg, total 1.600 karung, menggunakan truk bernomor polisi BG 8357 MI. Proses transaksi jual beli antara perwakilan Bulog dan masyarakat pun berlangsung dengan tertib.

Keamanan dan kelancaran distribusi diawasi langsung oleh Kapolsek Tungkal Ilir, Iptu M. Fachrie Persada Putra, S.Tr.K MSi, beserta seluruh personelnya. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tungkal Ilir Yudianto IK S.Sos, para Kepala Desa se-Kecamatan Tungkal Ilir, serta personel dan Bhabinkamtibmas Polsek setempat.

Kegiatan ini membuahkan hasil yang sangat positif. Sebanyak 8 ton beras SPHP habis terjual kepada 400 orang pembeli. Beras dijual dengan harga Rp 58.000 per karung (5 kg), atau setara dengan Rp 11.600 per kilogram.

Baca Juga :  Kapolres OKI Dampingi Para Petinggi Sumsel Cek Kesiapan Tol Kayuagung Jelang Arus Mudik

Masyarakat berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan dengan harga yang lebih terjangkau, guna mengantisipasi lonjakan harga beras di pasaran,” demikian salah satu poin dalam laporan tersebut. Selain itu, masyarakat juga menginginkan kualitas beras Bulog yang dijual dapat tetap terjaga dengan baik.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Polres Banyuasin menunjukkan komitmennya dalam membantu menjaga stabilitas harga pangan pokok dan meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Banyuasin. (Adm)

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB