Ribuan Siswa SMKN 1 Indralaya Selatan Ogan Ilir Gelar Aksi Mogok Belajar, Tuntut Eddy Dharmansyah Dicopot dari Kepsek

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Ribuan siswa siswi SMA Negeri 1 Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir, menggelar aksi mogok belajar, Senin, 6 Oktober 2025.

Aksi mogok belajar yang digelar ribuan siswa ini, adalah untuk menuntut diturunkannya Eddy Dharmansyah dari jabatan sebagai Kepala Sekolah.

Tuntutan ini dilakukan siswa, karena selama dipimpin oleh Eddy Dharmansyah, SMKN 1 Indralaya Selatan dinilai justru banyak permasalahan.

Sebelum melakukan aksi di sekolah, ribuan siswa SMKN 1 Indralaya Selatan ini terlebih dahulu menggelar longmarch dari Lapangan Permiri Meranjat 1 menuju SMKN 1 Indralaya Selatan.

Saat longmarch, siswa membentangkan sejumlah spanduk yang bertuliskan tuntutan pencopotan Eddy Dharmansyah dari jabatannya sebagai Kepsek.

Baca Juga :  Sekda Muba Apriyadi Hadiri Rakernas Forsesdasi Tahun 2025 *Maksimalkan Penataan Pegawai ASN Hingga Skill Digitalisasi*

Menurut Ketua OSIS SMKN 1 Indralaya Selatan, Kelvin, selama kepemimpinan Eddy Dharmansyah, diduga telah melakukan korupsi dana BOS.

“Kemudian, seragam siswa juga banyak yang belum menerima, padahal mereka sudah membayar full. Ada lagi pemotongan dana PIP sebesar Rp 50 ribu per orang,” paparnya.

Ada satu hal lagi yang paling mengejutkan, saat siswa menyampaikan ada dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang tenaga kependidikan di sekolah tersebut.

“Kami minta pecat Pak Eddy, Pak Hendry, dan juga Pak Tomi yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap siswi,” pintanya.

Kelvin pun menyampaikan, siswa memberikan tenggat waktu hingga Kamis, 9 Oktober 2025 mendatang, untuk penyelesaian permasalahan ini.

Baca Juga :  Kanit Binmas Polsek Talang Kelapa Tinjau Lahan Yang Akan Ditanami Jagung di Desa Kenten Laut

“Kalau Hari Kamis tidak ada keputusan, kami akan melakukan aksi besar-besaran pada Hari Jumat,” tegasnya.

Aksi unjuk rasa siswa ini, diterima langsung oleh Koordinator Pengawas (Korwas) SMA dan SMK Provinsi Sumatera Selatan wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Efran Yudia, bersama Ketua MKKS SMK Kabupaten Ogan Ilir, Hafis.

Dalam kesempatan tersebut, Efran mengatakan, pihaknya akan membawa permasalahan ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami langsung ke Disdik Provinsi Sumsel untuk menyampaikan aspirasi anak-anak ini. Setelah itu, kita menunggu hasilnya dari Disdik Provinsi,” terangnya.

Berita Terkait

Korupsi Distribusi Semen Pt. Batu Raja, Penasehat Hukum M. Jamil dan Parasade Tanggapi Keterangan Saksi
Korupsi Distribusi Semen Pt. Semen Baturaja,Saksi Ungkap M. Jamil Diduga Bantu Distributor Belum Penuhi Syarat Kelayakan
Bazar Murah Kodim 0430/Banyuasin, Bantu Kebutuhan Pokok Prajurit dan Masyarakat
Ops Sikat I Musi 2026, Pelaku Curat di Pangkalan Balai Berhasil Diamankan
Kejari OKI Musnahkan BB Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari OKI Gelar Sidang Perkara Korupsi
Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:18 WIB

Korupsi Distribusi Semen Pt. Batu Raja, Penasehat Hukum M. Jamil dan Parasade Tanggapi Keterangan Saksi

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Korupsi Distribusi Semen Pt. Semen Baturaja,Saksi Ungkap M. Jamil Diduga Bantu Distributor Belum Penuhi Syarat Kelayakan

Kamis, 24 September 2026 - 11:44 WIB

Bazar Murah Kodim 0430/Banyuasin, Bantu Kebutuhan Pokok Prajurit dan Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 11:43 WIB

Ops Sikat I Musi 2026, Pelaku Curat di Pangkalan Balai Berhasil Diamankan

Rabu, 23 September 2026 - 17:50 WIB

Kejari OKI Gelar Sidang Perkara Korupsi

Berita Terbaru