Tambatan Perahu Nelayan Kota Kapur Rusak Parah, Maryam Desak Pemprov Babel Segera Perbaiki

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka Belitung, inewsnusantara.com — Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Maryam, meninjau langsung kondisi tambatan perahu nelayan di Desa Kota Kapur bersama Kepala Bappeda Babel dalam rangkaian reses masa sidang tiga, (19/9/2025).

Maryam menilai, fasilitas tambatan perahu yang menjadi urat nadi aktivitas nelayan kini dalam kondisi memprihatinkan. Jalan akses menuju perahu sudah rusak parah dan tidak berbentuk lagi, sehingga menyulitkan nelayan saat beraktivitas.

“Kalau melihat situasi seperti ini, harus segera dicari solusi. Tambatan perahu ini sangat vital bagi nelayan. Kami berharap ada perencanaan yang baik di tingkat provinsi agar sarana dan prasarana masyarakat pesisir ini dapat dibangun. Ini juga masuk dalam program jangka menengah terkait ketahanan pangan dan ekonomi kita,” ujar Maryam.

Baca Juga :  Rumah Watina Tak Layak Dihuni, Maryam Harap Kebijakan Berkeadilan Bagi Lansia di Belinyu

Kepala Desa Kota Kapur bersama perangkat desa turut menyampaikan aspirasi agar persoalan ini menjadi prioritas pembangunan. Kehadiran Maryam di lokasi juga diapresiasi masyarakat.

Tokoh masyarakat Kota Kapur, Ali, menegaskan bahwa tambatan perahu layak menjadi prioritas pembangunan karena perannya besar dalam mendukung ekonomi warga. “Kami berterima kasih atas kehadiran Ibu Maryam. Hasil reses ini sangat bermanfaat. Harapan kami, aspirasi ini dikawal terus agar segera terealisasi demi kepentingan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Electric Car Terjadi Berulang, Kabid Destinasi Masih Menunggu Rapat Koordinasi

Dengan adanya peninjauan langsung bersama Bappeda, masyarakat Desa Kota Kapur berharap laporan segera disampaikan ke Gubernur Bangka Belitung untuk ditindaklanjuti dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Tak Disangka! Kulit Pisang Ambon Diolah Jadi Permen, Begini Inovasi Pengendalian Hipertensi di Pangkalpinang
Poltekkes Kemenkes Latih Kader Posyandu Air Mesu Timur, Olah Jahe-Serai Jadi Sirup Herbal
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Penanganan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas
Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis
102 Pelaku Ekraf Pangkalpinang Dilatih Bikin Konten Digital, Prof Udin Apresiasi Kementerian Ekraf
Pangkalpinang Siapkan Gema Ekraf 2027, Yan Rizana Dorong UMKM Naik Kelas
Targetkan 800 Pasien, Rudianto Tjen Buka Peluang Warga Babel Ikuti Operasi Katarak Gratis
Keaktifan Posyandu Capai 100 Persen, Wali Kota Pangkalpinang Fokus Benahi Sarpras

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:02 WIB

Tak Disangka! Kulit Pisang Ambon Diolah Jadi Permen, Begini Inovasi Pengendalian Hipertensi di Pangkalpinang

Senin, 2 November 2026 - 22:56 WIB

Poltekkes Kemenkes Latih Kader Posyandu Air Mesu Timur, Olah Jahe-Serai Jadi Sirup Herbal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Penanganan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:44 WIB

102 Pelaku Ekraf Pangkalpinang Dilatih Bikin Konten Digital, Prof Udin Apresiasi Kementerian Ekraf

Berita Terbaru