Pangkalpinang, INC. — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, PhD, menyoroti peningkatan kualitas pelayanan Posyandu, mulai dari keaktifan kader hingga pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras), guna memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam keterangannya, Saparudin menyampaikan bahwa tingkat keaktifan Posyandu di Kota Pangkalpinang telah mencapai 100 persen. Pelayanan yang diberikan mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk kesehatan ibu, balita, anak-anak, pencegahan stunting, dan kesehatan lanjut usia (lansia).
Ia juga menekankan pentingnya peran pengurus Posyandu dalam mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam rumah maupun halaman pekarangan. Hal ini menjadi perhatian menjelang musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit.
Menurut Saparudin, Pangkalpinang memiliki 119 titik Posyandu yang dinilai cukup memadai dari segi jumlah. Namun, ketersediaan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan karena sejumlah Posyandu masih menumpang di rumah warga atau menggunakan tenda untuk menjalankan pelayanan.
Karena itu, peningkatan sarana dan prasarana Posyandu direncanakan dilakukan secara bertahap, termasuk rencana pengadaan mobil operasional untuk mendukung mobilitas dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat.












