Wanita Tewas di Kebun Tebu Seri Bandung OI Diduga Dibunuh, Terdapat Luka Benda Tajam pada Tubuh

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Penyelidikan perkara kematian wanita hamil yang jasadnya ditemukan di perkebunan tebu di Seri Bandung, Ogan Ilir, masih dilakukan aparat kepolisian.

Wanita diketahui bernama Mita Rosnita (29 tahun) itu ditemukan tak bernyawa pada Minggu (18/3/2025) siang sekira pukul 13.30.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo mengungkapkan, Mita diduga merupakan korban pembunuhan.

 

“Dilihat dari TKP dan luka yang dialami, diduga korban pembunuhan,” ungkap Bagus melalui keterangan yang diterima wartawan, Rabu (21/5/2025).

 

Luka yang dimaksud Bagus yakni akibat benda tajam diantaranya di leher kanan, kepala, dagu dan perut sebelah kiri.

Baca Juga :  Peserta JKN-KIS Tanggungan Pemkab Belum Bisa Dilayani, Direktur RSUD Ogan Ilir Janji Carikan Solusi Terbaik

 

Dugaan korban dianiaya menggunakan benda tajam juga diperkuat dengan ditemukannya gagang celurit di TKP.

 

Sekitar 200 meter dari jasad korban, ditemukan sepeda motor, handphone, dompet, kacamata, sarung tangan.

 

Seluruh barang tersebut diketahui milik korban.

 

“Sebenarnya barang-barang tersebut lebih dulu ditemukan oleh warga. Setelah itu dilakukan pencarian korban hingga ditemukan sudah tidak bernyawa,” jelas Bagus.

 

Belum diketahui motif dugaan pembunuhan yang menggemparkan publik khususnya di Ogan Ilir itu.

Baca Juga :  Pemdes Air Senggeris Bersama Pemerintah Kecamatan Suak Tapeh Gelar Kerja Bakti

 

“Motifnya belum diketahui karena anggota kami masih melakukan penyelidikan terkait identitas pelaku,” ujar Bagus.

 

Setelah melakukan olah TKP, polisi juga memeriksa saksi-saksi terkait perkara kematian korban.

 

“Masih dilakukan penyelidikan. Doakan semua segera terungkap,” kata Bagus.

 

Bahkan Bagus menginstruksikan anak buahnya pantang pulang sebelum kasus kematian wanita tersebut terungkap.

 

“Semuanya (anggota) masih di lapangan. (Sebelum kasus terungkap), gak ada yang pulang saya bilang,” tandasnya.

Berita Terkait

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Kamis, 17 September 2026 - 10:14 WIB

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Berita Terbaru

Daerah

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:14 WIB

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB