Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara. Com-Menyikapi adanya pemberitaan sebelumnya terkait kinerja oknum Kepala SDN 1 Kijang Ulu Kec. Kayu Agung Kab. OKI, Sumsel maka Dinas Pendidikan Kab. OKI akan segera cek ke lapangan dan melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. OKI, M. Refli, melalui Kabid GTK, Herianto, via whatsapp, Kamis (17/09).

Dalam waktu dekat pihaknya akan turun dan mengecek langsung ke lapangan guna mengklarifikasi sejauh mana kebenaran yang dimaksud.

Jika memang terbukti dan tidak sesuai aturan yang berlaku maka pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada oknum Ka SDN 1 Kijang Ulu.

Untuk itu, diminta kepada semua pihak kiranya bersabar dan memberikan waktu kepada dinas pendidikan untuk bekerja dalam menindaklanjuti persoalan yang terjadi.

Baca Juga :  Libur Lebaran, Polsek Pangkalan Balai Standby Amankan Tempat Objek Wisata

Dan bagaimana hasilnya nanti juga akan dibuka secara transfaran kepada publik.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga dengan tegas mengingatkan para kepala sekolah yang ada kiranya jangan coba-coba “nakal” jika tidak ingin menerima sanksi tegas akibat ulah yang diperbuat.

Dimana diberitakan sebelumnya jika oknum Kepala Sekolah SDN 1 Kijang Ulu, Kecamatan Kayu Agung Kab. OKI, Sumsel, Fatmawati, dikeluhkan pasalnya sejak dirinya menjabat sebagai sekolah dianggap tidak memberikan dampak positif.

Salah satunya adanya dugaan pungli dana KIP dan PIP siswa.

Mirisnya menurut keterangan wali murid setiap siswa yang mendapatkan bantuan KIP maupun PIP pada saat pencairan dipungut senilai Rp. 25 ribu per siswa.

Baca Juga :  Safari Ramadan Banyuasin, Kapolda Sumsel Perkuat Koordinasi Pengamanan Idul Fitri

Jika mereka para orang tua telat menyetor maupun menyerahkan uang tersebut makan orang tuanya akan dihubungi via telepone.

Tak hanya itu saja, bagi siswa kelas enam pun diminta uang sumbangan setiap mingguanya dengan dalih uang kas.

Para orang tua wali murid mengaku keberatan apalagi mengingat saat ini lagi pancakelik, dimana ekonomi lagi sulit.

Parahnya lagi dijelaskan orang tua wali murid ini, jika ada siswa yang tidak memberikan sumbangan maka akan dimarahi sehingga terkadang ada diantara siswa yang memilih tidak masuk sekolah karena takut dimarahi jika tidak menyumbang uang yang dimaksud.

Berita Terkait

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:14 WIB

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 17:00 WIB

Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi

Berita Terbaru

Daerah

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:14 WIB

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB