Usai Satroni Counter BRILink, Pelaku Rekayasa Perampokan di Tanjung Raja OI Datangi Puskesmas Jenguk Kekasih

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,-Akal bulus sepasang kekasih di Tanjung Raja, Ogan Ilir yang meraup uang ratusan juta rupiah secara ilegal, diungkap oleh aparat kepolisian.

Menurut keterangan polisi, otak kejahatan bernama Fatimah (21 tahun) bekerja di agen BRILink tersebut.

Pada Senin (14/4/2025) pagi sekira pukul 09.00, pelaku mentransfer uang di tempatnya bekerja kepada seseorang.

“Pengakuan pelaku, nominal yang ditransfernya itu sebesar Rp 297 juta,” kata Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin saat dihubungi wartawan, Rabu (16/4/2025).

Pelaku yang merasa takut dan bersalah atas perbuatan yang dilakukannya, lalu merencanakan perampokan dengan melibatkan pelaku lainnya bernama Kholis (22 tahun).

“Jadi si pelaku yang perempuan ini panik, begitu. Dia mengajak teman prianya untuk melakukan perbuatan tersebut,” terang Zahirin.

Baca Juga :  Program Polres Banyuasin Peduli, Kabag Logistik Polres Banyuasin Serahkan Kunci Rumah Pasca Dibedah

Malamnya sekira pukul 21.45, rekayasa perampokan dimulai.

Kebetulan sedang ada pemadaman listrik di wilayah Tanjung Raja dan juga counter BRILink akan tutup.

Pelaku Fatimah didatangi pria memakai penutup wajah.

Saat menginterogasi Fatimah, polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku datang memanggil nama penjaga BRILink dengan menggunakan bahasa daerah setempat.

Kepada polisi, Fatimah mengaku tak curiga.

Lalu dia dihampiri pria yang masuk lewat pintu belakang counter BRILink.

“Pelaku yang perempuan mengaku dipukul menggunakan kayu di bagian kepala dan bahu, kemudian dicekik juga,” ujar Zahirin.

Selanjutnya pelaku mengambil koper yang sebelumnya disebut-sebut berisi uang hampir Rp 300 juta.

“Padahal uang ratusan juta itu sebelumnya memang sudah digelapkan oleh pelaku. Pria yang mengambil koper itu bagian dari skenario tersebut,” ungkap Zahirin.

Baca Juga :  Masyarakat Air Senggeris Yang Punya Lahan Tanah Menyetujui Pembuatan Jalan Lingkar

Kesan pencurian dengan kekerasan pun semakin jelas saat Fatimah mengalami benjol di dahinya akibat dipukul menggunakan kayu hingga dirawat di Puskesmas.

Rekayasa selanjutnya terjadi saat Fatimah dirawat di Puskesmas Tanjung Raja.

Pelaku Kholis mendatangi Fatimah yang terbaring di ruang perawatan.

Warga awalnya sama sekali tak curiga dengan gerak-gerik Kholis.

Namun setelah penyelidikan oleh polisi, kedua pelaku diamankan di Mapolsek Tanjung Raja beserta barang bukti kejahatan berupa koper, tas jinjing, kayu untuk melakukan penganiayaan dan hadphone pelaku.

“Tentunya para pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pengungkapan kasus ini berkat kerjasama Polsek Tanjung Raja dengan Unit Pidum Satreskrim Polres Ogan Ilir,” kata Zahirin.

Berita Terkait

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.
Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”
Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa
Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda
Warga Mangsang Desak Mabes Polri
Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:28 WIB

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:28 WIB