Pangkalpinang, inewsnusantara.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang, belum ada permintaan evakuasi dari masyarakat terkait banjir yang merendam beberapa titik di Kota Pangkalpinang. Informasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kansar Pangkalpinang, I Made Oka, melalui pesan WhatsApp, Senin siang, 17/11/2025.
Ia menjelaskan bahwa genangan air dipengaruhi oleh hujan lokal yang terjadi sejak siang hari serta kondisi pasang air laut. Meski demikian, seluruh tim rescue Kansar telah disiagakan penuh dan siap bergerak kapan saja bila warga membutuhkan bantuan.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang membutuhkan pertolongan. Jika situasi memburuk atau warga memerlukan evakuasi, segera hubungi kami melalui nomor layanan darurat,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan tim di lapangan, beberapa wilayah memang tergenang, namun hingga kini belum ada laporan warga yang terjebak maupun membutuhkan evakuasi.
Kansar Pangkalpinang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan potensi kenaikan debit air. Beberapa imbauan penting yang disampaikan antara lain:
1. Tetap waspada terhadap kemungkinan peningkatan air.
2. Hindari aktivitas di dalam genangan karena berisiko terseret arus atau terkena material berbahaya.
3. Pantau informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang terkait perkembangan cuaca.
4. Hindari penggunaan listrik dan perangkat elektronik di area yang tergenang.
5. Tetap tenang dan segera menuju tempat aman jika air terus naik.
Adapun layanan resmi yang dapat dihubungi masyarakat:
1. Emergency Call: 115
2. Telepon Kantor: 0717-9100-389
3. WhatsApp Kantor: 0811-7810-115
4. Email: [kansar_pangkalpinang@yahoo.com](mailto:kansar_pangkalpinang@yahoo.com)
Kansar Pangkalpinang menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi banjir dan memberikan respon cepat apabila situasi memburuk atau warga membutuhkan pertolongan segera.













