Sriwijaya FC Kritis

- Redaksi

Rabu, 11 Desember 2024 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,inewsnusantara.com,-Klub sepakbola kebanggaan Sumatera Selatan Sriwijaya FC dikabarkan kritis. Sriwijaya FC krisis keuangan sehingga menunggak gaji pemain dan pelatih selama dua bulan. Prihatin dengan kondisi Laskar Wong Kito yang terancam degradasi ke Liga 3 Indonesia,puluhan suporter Sriwijaya fc melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor sekretariat sriwijaya fc, di Palembang Square Rabu siang 11/12/2024.

Mereka mendesak digi sport selaku pemegang saham mayoritas meninggalkan sfc. Manager sriwijaya fc  Ajie Bastari memaparkan kesulitan finansial saat ini. Sejak liga dua bergulir musim ini modal menjalani liga tergerus dengan minimnya sponsor, dan beberapa investor batal menyuntikkan dana, belum lagi masih punya hutang manajemen sebelumnya .

Baca Juga :  Dari Usaha Rumahan ke Produk Legal, Bunda Fresh Didorong PT TIMAH

Terakhir rekening sfc diblokir pajak karena menunggak hutang tiga koma tujuh miliar sejak tahun 2016 padahal di rekening itu ada dana 400 juta untuk DP pemain. Dengan kondisi ini manajemen sfc tak berdaya dan legowo, jika ada pihak yang bersedia menyelamatkan sfc.

            “Kami legowo jika ada pihak yang bersedia menyelamatkan Sriwijaya FC, karena komitmen kami sejak awal menyelamatkan SFC”ujar Ajie>

Sementara itu perwakilan suporter sfc Qusoy mengaku lega dengan sambutan manajemen sfc dirinya yang dekat dengan pelatih dan pemain berjanji meyakinkan pemain bermain lagi demi menghindari denda dan ancaman degradasi

Baca Juga :  Kunjungi SMA Pusri, Prima Salam Kisahkan Kenangannya Saat Duduk di Bangku SMA

“Setelah pertemuan ini kami akan mendekati pemain untuk tetap bertanding pada tanggal 14 Desember,agar terhindar dari kalah WO,sanksi dan ancaman degaradasi ke liga 3”ujar Qusoy pentolan supporter Sriwijaya FC.

“Kami juga menunggu janji HDCU yang katanya akan mengirim orang terbaik di manajemen SFC untuk menyelamatkan sriwijaya krisis keuangan” teriak Qusoy. Kelompok supoter berulang kali menyatakan mengusir manajeman saat ini.selanjutnya manajemen digi sport akan bertemu tokoh yang menjanjikan penyelamatan sriwijaya fc

Berita Terkait

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
Densus 88 Perkuat Benteng Pelajar Babel, 1020 Siswa SMPN 1 Rangkui Dibekali Pencegahan Radikalisme Digital
PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:49 WIB

Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB