Sinergi Pemkot-Lanud: Siapkan Lahan Representatif Untuk Sekolah Rakyat Permanen

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,INC,-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tengah menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat Permanen yang dijadwalkan mulai pada Juni 2026.

Dalam rapat koordinasi di Mako Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Jumat (20/1/2026), Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat Permanen ini membutuhkan lahan.

“Pemkot Palembang memiliki keterbatasan aset, namun dari diskusi tadi, pihak Lanud memiliki lahan yang sangat representatif seluas 6,9 hektare. Kami sangat mengapresiasi Pak Danlanud karena kita sedang dikejar waktu untuk membangun Sekolah Rakyat Permanen,” ujar Ratu Dewa.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Dukung Program P2B dan Swasembada Pangan Nasional

Dewa berharap agar proses administrasi lahan ini cepat selssai. Sehingga, pembangunan bisa dilaksanakan Juni 2026.

Sementara Danlanud Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba menegaskan dukungannya untuk pembangunan ini, dengan skema administrasi yang paling memungkinkan.

“Lahan yang disiapkan dipastikan “clear and clean” (sudah bersertifikat),” jelas dia

Namun, lanjut Zulfikri, mengingat proses hibah memerlukan waktu lama, tahap awal pembangunan akan menggunakan skema pinjam pakai agar pembangunan tidak terhambat.

“Pihak Lanud akan segera berkoordinasi dengan Mabes TNI AU untuk mematangkan proses administrasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Edi Nasapta : Minimnya Transparansi Distribusi Dokumen RAPBD Perubahan 2025

Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Raimon Lauri, menjelaskan sekolah ini akan menjadi tumpuan bagi masyarakat yang berada di kategori ekonomi Desil 1 dan Desil 2 (miskin ekstrem).

“Nanti gedungnya bisa menampung kurang lebih 1.000 siswa (SD, SMP, dan SMA),” ujarnya.

Selain itu, sambung dia, seluruh biaya pendidikan hingga seragam akan ditanggung oleh Pemerintah Pusat.

“Untuk rekrutmen siswa harus dipastikan tepat sasaran. Karena ini untuk warga tidak mampu, sehingga terancam putus sekolah karena masalah biaya,” tukasnya. (*)

Berita Terkait

Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD
Empat Pencarian, Koban Yang Diduga Diterkam Buaya di Perairan Teluk Betung Berhasil Ditemukan
Cegah Karhutlah, Babinsa Koramil 430-05/Betung Melaksanakan Patroli di Wilayah Binaan
Pabrik Gula Cinta Manis Mulai Buka Giling, Kebun Tebu Pun Mulai Terbakar
Oknum Kabid Disdik OI Diduga Peras Para Kepsek
Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Untuk Antisipasi Karhutla
Kapolsek Air Sugihan Panen Raya Jagung
Diduga Langgar HAM, 13 Pekerja Laporkan PT. Klantan Sakti

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:35 WIB

Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:54 WIB

Empat Pencarian, Koban Yang Diduga Diterkam Buaya di Perairan Teluk Betung Berhasil Ditemukan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:50 WIB

Pabrik Gula Cinta Manis Mulai Buka Giling, Kebun Tebu Pun Mulai Terbakar

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:07 WIB

Oknum Kabid Disdik OI Diduga Peras Para Kepsek

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:51 WIB

Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Untuk Antisipasi Karhutla

Berita Terbaru

Banyuasin

Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:35 WIB