PALEMBANG – INC,-Gema takbir, tahmid, dan tahlil membahana di langit Kota Palembang saat ribuan umat muslim memadati kawasan Masjid Agung Palembang untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah, Jumat pagi. Suasana khidmat, penuh kebersamaan, dan sarat makna pengorbanan begitu terasa sejak pagi hari.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam turut melaksanakan Sholat Id berjamaah bersama masyarakat. Kehadiran keduanya menambah semangat kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam merayakan hari besar umat Islam tersebut.
Turut hadir pula Asisten I Setda Provinsi Sumatera Selatan Apriyadi Mahmud, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pimpinan organisasi Islam di Sumatera Selatan dan Kota Palembang.
Dalam sambutannya di hadapan ribuan jamaah, Ratu Dewa mengajak masyarakat untuk memaknai Idul Adha lebih dalam, bukan hanya sebagai momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai refleksi untuk memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, dan solidaritas antarsesama.
“Hari ini kita tidak hanya datang untuk menunaikan Sholat Id, tetapi juga belajar memaknai pengorbanan. Dalam hidup ada ego yang harus ditundukkan, ada amarah yang harus dilembutkan, dan ada kepedulian yang harus diperbesar,” ujar Ratu Dewa.
la menuturkan, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan tentang ketaatan, ketulusan, dan cinta kepada Allah SWT yang harus ditempatkan di atas segala kepentingan duniawi.
Menurutnya, Idul Adha menjadi momentum penting untuk mengorbankan kesombongan demi mempererat persaudaraan serta mendahulukan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi.
“Kota ini tidak dibangun hanya dengan beton dan jalan, tetapi juga dengan doa, akhlak, dan hati yang saling menjaga,” katanya.













