Produksi Buah Duku Komering Menurun Dan Terserang Penyakit

- Redaksi

Senin, 27 Januari 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara. Com-Buah duku Komering merupakan salah satu buah khas Sumatera Selatan yang cukup terkenal karena rasanya yang manis legit dan memiliki citarasa yang luar biasa.

Nama duku Komering pun cukup populer hingga ke berbagai pulau yang ada di Indonesia.

Namun sayang kini produksi buah duku itu mengalami penurunan yang cukup drastis lantaran memang pohon duku yang ada tidak lebat berbuah atau berkurang dari biasanya bahkan ada yang tidak berbuah sama sekali.

Seperti halnya yang terjadi di kebun-kebun duku yang ada di desa Kotabumi Kecamatan Tanjung Lubuk, Kab. OKI, Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Sidang Perkara Dokter Koas, Ahli Bahasa Beberkan Pemicu Emosi, Ibu Lady Bantah Anaknya Manja

Pemilik Kebun, Arif Rahman (23), kepada awak media ini, Senin (27/01) mengatakan, kebun duku miliknya berjumlah 100 batang.

Diantara 100 tersebut yang berbuah hanya ada berkisar 30 batang, itu pun tidak lebat. Sisanya tidak berbuah sama sekali.

Diakui Arif, biasanya dalam satu batang pohon duku bisa menghasilkan 20-30 peti duku setelah dipanen namun kini hanya menghasilkan lima peti duku saja.

Penurunan ini dinilai cukup signifikan tetapi tetap disyukuri karena sedikit bisa menambah pendapatan ekonomi.

Satu harganya sendiri, dijelaskan Arif, yakni sebesar Rp. 150  ribu per petinya yang dijual dan dipasarkan ke pasar-pasar di pulau Jawa dan sekitarnya.

Baca Juga :  Jembatan Provinsi di Lebung Jangkar Ogan Ilir Terancam Ambruk, Diperbaiki Warga Secara Swadaya

Berkurangnya produksi buah duku musiman ini karena buahnya yang tidak lebat juga dikarenakan banyaknya pohon duku yang mati akibat terserang penyakit.

“Duku kami saja saat ini sudah ada sekitar 40 pohon yang mati diserang penyakit makanya kami bingung, selain buahnya yang sedikit juga terserang penyakit”,  ujar Arif sedih.

Untuk itu diharapkan kepada pemerintah agar kiranya bisa mencarikan solusi agar pohon duku yang masih ada bisa terselamatkan dari serangan penyakit sehingga keberadaan duku Komering terus lestari dan buahnya terus berproduksinya dengan baik sesuai harapan. (Yud)

Berita Terkait

HAMASS Kembali Desak Kejati Sumsel Usut Oknum Sekdin Dinkes OKI
Kapolres OKI Tegaskan Larangan Penggunaan Vape, Personel Diminta Patuhi Surat Edaran Kapolri*
Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*
Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama
Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:19 WIB

HAMASS Kembali Desak Kejati Sumsel Usut Oknum Sekdin Dinkes OKI

Senin, 2 November 2026 - 14:32 WIB

Kapolres OKI Tegaskan Larangan Penggunaan Vape, Personel Diminta Patuhi Surat Edaran Kapolri*

Minggu, 1 November 2026 - 15:01 WIB

Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Berita Terbaru