Polytam, Produk Petrokimia Unggulan Pertamina, Diproduksi di Kilang Plaju untuk Dorong Kemandirian Industri Nasional

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Palembang, 23 Oktober 2025 – Kilang Pertamina Plaju merupakan produsen homopolymer polypropylene (Polytam) terkemuka di Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 1972 dan berkontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan bahan baku plastik nasional.

Polytam, dengan formula kimia (C₃H₆)ₙ, menjadi salah satu produk andalan yang tidak hanya unggul dalam kualitas, tetapi juga terjamin keamanannya untuk konsumen. Sejak lebih dari lima dekade, Polytam telah mendukung industri kemasan, otomotif, dan rumah tangga melalui pasokan bahan baku plastik yang stabil dan berkualitas tinggi.

Produk Polytam digunakan secara luas sebagai bahan baku industri plastik, antara lain plastic film (Film Grade) untuk kemasan makanan, cap botol dan general houseware (Injection Grade), serta woven bag (Yarn Grade).

Polytam memiliki tiga keunggulan utama, yaitu Good Processability, Good Openability, dan Good Optical Properties, yang menjadikannya mudah diproses, tidak mudah menempel antar lapisan film, serta memiliki kejernihan dan warna putih yang menarik. Kualitas ini membuat Polytam menjadi pilihan utama bagi industri yang menuntut bahan plastik dengan standar tinggi, tahan panas, dan aman untuk kemasan makanan.

*Bahan Baku Lokal, Kualitas Global*

Keunggulan Polytam tidak hanya terletak pada performa produknya, tetapi juga pada sumber bahan bakunya yang sepenuhnya berasal dari lokal. Bahan baku utama Polytam dihasilkan dari unit Fluid Catalytic Cracking (FCC) di Kilang Pertamina Plaju, yang kemudian dimurnikan menjadi Propylene dengan tingkat kemurnian minimal 99,6% sebelum diproses lebih lanjut menjadi polypropylene. Langkah ini menjadikan Kilang Pertamina Plaju sebagai contoh nyata kemandirian industri petrokimia nasional, dengan rantai pasok yang sepenuhnya berasal dari dalam negeri.

Baca Juga :  Polsek Rambutan Berhasil Bekuk Pelaku Curas Sadis Yang Rampas Motor Ibu Muda

Komitmen Kilang Pertamina Plaju untuk memenuhi permintaan pasar terus diwujudkan melalui peningkatan kapasitas dan teknologi produksi. Berdiri dengan kapasitas awal sebesar 20.000 ton per tahun, pada tahun 1993 dilakukan revamping unit Purifikasi serta pembangunan unit Polimerisasi baru, sehingga kini kapasitas produksi Polytam meningkat menjadi 45.200 ton per tahun. Peningkatan ini tidak hanya memperluas kemampuan suplai bahan baku industri dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisi Pertamina sebagai pemain utama dalam sektor petrokimia nasional.

*Aman, Halal, dan Teruji untuk Kemasan Pangan*

Dalam proses produksinya, Kilang Pertamina Plaju didukung oleh 54 perwira di bagian Produksi dan 2 orang Process Engineer yang berkompeten, memastikan setiap tahap operasional berjalan sesuai dengan standar mutu dan keselamatan kerja yang tinggi. Polytam juga telah mendapatkan berbagai sertifikasi yang menjamin keamanan dan kehalalannya, di antaranya Sertifikat Halal (No. LPPOM-00170076840516) dan Sertifikat Food Grade (Nomor Hasil Uji 0603/KMP/2024).

Kilang Pertamina Plaju secara rutin menjalani audit halal setiap dua tahun sekali, disertai dengan pelatihan penyelia halal bagi seluruh bagian internal yang terlibat dalam proses produksi, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap konsumen dan kepatuhan terhadap standar nasional maupun internasional.

Distribusi Polytam mencakup enam unit pemasaran utama di wilayah Sumatera dan Jawa, yakni Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Produk ini terutama menyasar industri kemasan makanan dan minuman, karena Polytam memiliki ketahanan panas dan oksidasi yang baik, warna putih bersih, serta karakteristik food grade yang aman bagi kesehatan. Jangkauan distribusi yang luas memastikan Polytam dapat menjangkau berbagai sektor industri dan memperkuat rantai pasok bahan baku nasional secara efisien.

Baca Juga :  Lapas Tanjung Raja Gelar Penandatanganan MOU dan PKS Program LCC 

*Komitmen Berkelanjutan Menuju Industri Petrokimia Hijau*

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Pertamina Plaju, Siti Fauzia menyampaikan bahwa Polytam menjadi wujud nyata kontribusi Kilang Pertamina Plaju dalam mendukung kemandirian industri nasional

“Kami terus berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi, sejalan dengan upaya Pertamina Group untuk memperkuat ketahanan energi dan bahan baku dalam negeri. Melalui inovasi berkelanjutan, kami ingin memastikan Polytam tidak hanya memenuhi kebutuhan industri saat ini, tetapi juga mendukung transformasi menuju masa depan industri petrokimia yang lebih berkelanjutan,” ujar Fauzia.

Kilang Pertamina Plaju berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan teknologi produksi Polytam melalui inovasi berkelanjutan yang berorientasi pada efisiensi energi, pengurangan emisi, serta penerapan prinsip operasi hijau (green operation). Langkah ini sejalan dengan visi Pertamina Group dalam mendukung ketahanan energi dan bahan baku nasional, serta komitmen menuju Net Zero Emission 2060.

Lebih dari sekadar produk petrokimia, Polytam adalah bukti nyata kontribusi Kilang Pertamina Plaju dalam memasok bahan baku strategis bagi industri nasional dan menjaga keamanan pangan Indonesia. Dengan kualitas unggul, jaminan keamanan, serta komitmen keberlanjutan, Polytam menegaskan peran Kilang Pertamina Plaju sebagai bagian penting dari transformasi industri energi dan petrokimia nasional menuju masa depan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Tim SLOG Polri Back Up Pemadaman Karhutla di Kab. OKI, Sumsel
Operasi Sikat 1 Musi 2026, Polsek Talang Kelapa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Curat
Komsos di Hari Minggu, Babinsa Koramil 432- 05/Betung Jalin Keakraban Dengan Warga Binaan
Dandim 0402/OKI-OI Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Pemulutan
Korupsi Distribusi Semen Pt. Batu Raja, Penasehat Hukum M. Jamil dan Parasade Tanggapi Keterangan Saksi
Korupsi Distribusi Semen Pt. Semen Baturaja,Saksi Ungkap M. Jamil Diduga Bantu Distributor Belum Penuhi Syarat Kelayakan
Bazar Murah Kodim 0430/Banyuasin, Bantu Kebutuhan Pokok Prajurit dan Masyarakat
Ops Sikat I Musi 2026, Pelaku Curat di Pangkalan Balai Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 17:26 WIB

Tim SLOG Polri Back Up Pemadaman Karhutla di Kab. OKI, Sumsel

Minggu, 27 September 2026 - 13:18 WIB

Operasi Sikat 1 Musi 2026, Polsek Talang Kelapa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Curat

Minggu, 27 September 2026 - 09:39 WIB

Komsos di Hari Minggu, Babinsa Koramil 432- 05/Betung Jalin Keakraban Dengan Warga Binaan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:04 WIB

Dandim 0402/OKI-OI Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Pemulutan

Kamis, 24 September 2026 - 23:18 WIB

Korupsi Distribusi Semen Pt. Batu Raja, Penasehat Hukum M. Jamil dan Parasade Tanggapi Keterangan Saksi

Berita Terbaru