OGAN ILIR -INC,-Pemkab Ogan Ilir bekerja sama dengan Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program pengabdian kepada masyarakat.
Program yang melibatkan mahasiswa dan dosen ini guna mengangkat potensi desa, sekaligus melaksanakan program-program.
Rektor Unsri Prof. Dr. Taufiq Marwa mengatakan, perguruan tinggi memiliki tiga fungsi utama.
Selain pendidikan dan pengajaran, perguruan tinggi juga melakukan penelitian serta pengabdian masyarakat.
“Dan pada kesempatan ini, Unsri menjalankan fungsi dalam pengabdian masyarakat,” kata Taufiq kepada wartawan, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipusatkan di Desa Kota Daro II, Kecamatan Rantau Panjang.
Adapun kegiatan pengabdian yang dikembangkan diantaranya tenun songket, pengolahan sampah organik dan non organik, budiaya ikan lele, cetak sawah kering, hingga pelayanan air bersih.
“Unsri harus bermanfaat bagi masyarakat terutama yang di sekitar kampus. Minimal 50 persen kegiatan pengabdian masyarakat harus dilakukan di Ogan Ilir,” jelas Taufiq.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Ogan Ilir dan Unsri menyerahkan 40 paket sembako dari Baznas untuk masyarakat yang membutuhkan.
Unsri juga menyerahkan bantuan berupa alat pemadat sampah, kontainer, garasi bank sampah, pembuat pupuk organik cair, alat pencetak pakan ikan, bahan tenun songket dan alat perjernih air.
“Kami juga menyerahkan bantuan berupa susu ibu hamil, minyak goreng,” ujar Taufiq.
Sementara Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mendukung program pengabdian masyarakat yang diluncurkan.
“Ini program yang bagus. Seperti pengolahan sampah, di mana memang perlu ada solusi terkait hal ini,” ujar Panca.
Ia meminta mahasiswa Unsri turut serta membantu program Pemkab Ogan Ilir yang selaras dengan program pengabdian masyarakat.
“Seperti sosialisasi pencegahan stunting kepada masyarakat. Ini juga erat kaitannya dengan budidaya ikan sebagai upaya memenuhi kebutuhan protein balita,” kata Panca.













