Melihat Peninggalan Jenderal TNI Purn Try Sutrisno di UKL Ogan Ilir, Jembatan Gantung yang Kini Tinggal Tiang Menara

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno belakangan ini menarik perhatian publik di tengah mencuatnya tuntutan pergantian Gibran Rakabuming Raka sebagai Wapres.

Salah satu tokoh militer kenamaan Indonesia ini disebut sebagai salah satu purnawirawan TNI yang mendukung usulan tersebut.

Terlepas dari kabar yang beredar saat ini, Try Sutrisno ternyata memiliki warisan untuk masyarakat Desa Ulak Kerbau Lama di Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir.

Warisan tersebut berupa jembatan gantung penghubung desa.

Kisah pembangunan jembatan gantung oleh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu diungkapkan oleh seorang warga bernama Ruslan.

Pria 67 tahun tersebut sebenarnya tinggal di Desa Ulak Kerbau Baru.

Namun kediaman Ruslan hanya berjarak sekitar 30 meter dari perbatasan Desa Ulak Kerbau Lama atau dekat salah satu sisi jembatan.

“Sekitar awal tahun 1980-an, jembatan gantung dibangun di Desa Ulak Kerbau Lama untuk mempermudah akses warga yang bekerja sebagai petani,” kata Ruslan ditemui di kediamannya, Minggu (27/4/2025).

Baca Juga :  Eksepsi 8 Terdakwa Korupsi Kredit BRI Rugikan Negara Rp. 922,45 Miliar Kandas di Tolak Hakim

Alasan Ulak Kerbau Lama atau UKL dipilih sebagai lokasi pembangunan karena untuk menghormati jasa para pejuang kemerdekaan yang telah gugur.

Para pejuang asal Ulak Kerbau Lama, dua diantaranya yaitu H. Khatib Tohir dan H. Muhammad Nur.

Keduanya merupakan tentara sukarela Pembela Tanah Air (PETA) di masa penjajahan Jepang.

“Dibangunlah jembatan gantung hingga selesai tahun 1981. Saya menyaksikan sendiri proses pembangunannya hingga diresmikan Jenderal Try Sutrisno. Waktu itu umur saya 23 tahun,” ungkap Ruslan.

Ketika itu, Try Sutrisno menjabat Pandam IV/Sriwijaya (sekarang Kodam II/Sriwijaya) dengan pangkat Brigjen.

Melalui program ABRI Masuk Desa ketika itu, berdirilah jembatan sepanjang 80 meter dengan lebar dua meter dan ketinggian dua tiang menara masing-masing 15 meter.

Menurut Ruslan, warga menyambut antusias keberadaan jembatan tersebut sebagai pendukung penggerak perekonomian di Desa Ulak Kerbau Lama.

Baca Juga :  Mengawali Kerja, Wabup Banyuasin Netta Indian Serahkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Namun antusiasme warga tak dibarengi dengan perawatan jembatan secara berkala.

Ruslan mengatakan bahwa jembatan gantung dengan lantai kayu idealnya dilakukan perawatan setiap satu atau dua tahun sekali.

Namun karena tak ada dana, jembatan dibiarkan hingga lantai kayunya lapuk.

“Setelah jembatan rusak, baru ada perbaikan. Seingat saya tahun 1989, 1993 dan satunya lagi lupa, mungkin di atas tahun 2000-an,” tutur Ruslan.

Jembatan peninggalan Try Sutrisno akhirnya benar-benar rusak pada 2021 lalu.

Kini di dekat puing jembatan gantung yang tinggal kerangka dan tiang menaranya itu dibangun jembatan cor beton.

Menurut Ruslan, jembatan gantung tersebut saat ini bisa saja diperbaiki total karena pondasi tiang menara yang sangat kuat.

“Dulu yang bangun jembatan ini ABRI dan tidak korupsi seperti sekarang. Material baja dan kayu dulu itu benar-benar kualitas terbaik,” tutur Ruslan.

Berita Terkait

Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*
Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama
Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita
HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl
Kapolres OKI dan Dandim 0402 Perkuat Sinergi TNI-Polri

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:01 WIB

Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Berita Terbaru

Daerah

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:59 WIB