Masyarakat Tidak Perlu Takut, Satgas Timah Bukan Momok “Nakura”

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BABEL, inewsnusantara. com,- Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menegaskan agar rakyat tidak perlu resah dengan keberadaan Satgas Timah.

“Rakyat tidak perlu resah dengan keberadaan Satgas Timah,” tegas Gubernur Hidayat di postingan beranda akun Fb “Hidayat Arsani”, Jumat malam (05/09/2025).

Orang Nomor Satu di Provinsi Kepulauan Babel yang berjuluk Bumi Serumpun Sebalai tersebut, juga menjamin masyarakat yang tertuang dalam tiga point, sehingga keberadaan Satgas Timah bukan sebagai Momok “Nakura” (Menakuti Rakyat, red).

“Saya selaku Gubernur Bangka Belitung memastikan; Tidak ada penangkapan penambang di wilayah IUP PT Timah; Hasil timah rakyat harus dapat dijual resmi ke PT Timah; Satgas bertugas mencegah penyelundupan, bukan menekan rakyat,” tegas Gubernur Babel.

“Pemerintah Daerah hadir untuk menjaga kepentingan rakyat sekaligus menertibkan tata kelola tambang,” imbuhnya.

PT Timah Apresiasi Dukungan Pemprov Kepulauan Babel

Sementara itu, menanggapi pemberitaan terkait Kehadiran Satgas Timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berikut disampaikan keterangan Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan pada Jumat pagi (05/09/2025).

PT Timah mengapreasiasi dukungan dari berbagai pihak khususnya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mendukung terciptanya perbaikan tata kelola pertimahan di Bangka Belitung agar sumber daya alam timah ini dapat memberikan manfaat bagi Bangsa dan Negara dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Karnaval Budaya OKI: Ragam Budaya Nusantara dan Geliat UMKM Lokal

“Dengan ini Perusahaan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, terkhusus Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Hidayat Arsani atas dukungan penuh yang diberikan untuk terciptanya perbaikan pada tata kelola timah di Bangka Belitung sehingga kemanfaatannya akan terus meningkat,” kata Anggi.

Kehadiran Satgas Timah yang didukung penuh oleh Pemerintah Indonesia ini dapat dipahami sebagai instrumen negara dalam memperbaiki tata kelola pertimahan, sekaligus terus mewujudkan komitmen pemerintah terhadap penataan regulasi, pengawasan aktivitas pertambangan, serta upaya pembenahan praktik penambangan agar berwawasan lingkungan, serta optimalisasi penerimaan negara dari sektor pertimahan.

“Kehadiran Satgas Timah ini jangan dipandang sebagai ancaman ataupun momok yang menimbulkan rasa khawatir, melainkan sebagai perwujudan kehadiran negara untuk menata dan mewujudkan tata kelola pertimahan yang lebih baik. Dengan demikian, keberadaannya justru menjadi ruang sinergi dan kolaborasi yang humanis antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna membangun tata kelola pertimahan yang lebih kuat, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Anggi, dengan upaya – upaya perbaikan tata kelola pertimahan yang dilakukan akan terus memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses penambangan yang sesuai dengan regulasi, berwawasan lingkungan dan menerapkan kaidah penambangan yang baik sehingga terus dapat menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Sebagaimana pola kemitraan yang telah terjalin antara PT Timah Tbk dan masyarakat, khususnya di wilayah IUP perusahaan, perbaikan tata kelola yang menjadi tujuan utama diharapkan dapat menghadirkan ruang kolaborasi yang lebih sehat dan produktif. Upaya ini sejalan dengan arahan Gubernur yang menekankan pentingnya memaksimalkan serta memperbaiki program kemitraan masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dengan demikian, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat diyakini akan semakin menguat di masa mendatang serta mampu memberikan kontribusi yang optimal, baik bagi penerimaan negara maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tutup Anggi.

Baca Juga :  Wujudkan 1 Kelurahan 1 Bank Sampah, Walikota Palembang Ratu Dewa Serahkan Bantuan Sarpras ke 25 Bank Sampah Aktif

Perbaikan tata kelola yang menjadi tujuan bersama ini tentunya membutuhkan dukungan dari seluruh pihak agar upaya dalam membangun tata kelola pertimahan yang lebih transparan, adil, dan berwawasan lingkungan dapat terwujud, sehingga kekayaan alam benar-benar memberikan kontribusi maksimal bagi negara dan kesejahteraan masyarakat

“Bersama ini sekali lagi perusahaan ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa kehadiran Satgas bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Kedepan kita harapkan dapat memberikan dukungan terhadap aktivitas pertimahan, tidak hanya mendukung pembangunan ekonomi, tetapi juga mewujudkan penambangan berwawasan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, Satgas bukanlah momok, melainkan mitra yang hadir untuk memastikan bahwa kekayaan alam yang kita miliki dapat dikelola secara adil dan berkelanjutan demi generasi sekarang maupun yang akan datang,” tutup Anggi. (*/RY)

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB