Masyarakat Pedamaran Keluhkan Limbah Cetak Sawah

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara. Com-Masyarakat Pedamaran Khususnya desa Pedamaran V, Kec.Pedamaran, Kab.OKI, Sumsel, mengeluhkan adanya limbah cetak sawah program pertanian yang ada di Kecamatan mereka tepatnya di desa Cinta Jaya.

Pasalnya sejak cetak sawah tersebut, sungai Air Itam desa dipenuhi oleh limbah berupa rerumputan seperti kumpai dan sebagainya.

Sehingga hal itu menyebabkan masyarakat kesulitan ketika hendak beraktivitas berlalu lalang di sungai Air Itam.

Dimana dijelaskan warga, Rita Sugiarto, Sabtu (14/02), sebelumnya sungai Air Itam merupakan akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti mengambil purun, pakan ternak serta tempat mencari ikan bagi para nelayan.

Dengan penuh kesedihan, Rita pun menceritakan kehidupan masyarakat Pedamaran yang mayoritas mata pencahariannya diatas sungai.

Dengan adanya kondisi sungai saat ini otomatis merugikan masyarakat, masyarakat tidak bisa memenuhi kebutuhan ekonomi hidup.

Baca Juga :  Polsek Muara Padang Ungkap Kasus Curat Dalam Ops Sikat II Musi 2025

Padahal masyarakat butuh biaya hidup, anak mau sekolah, belum lagi kebutuhan lainnya yang bersumber dari Sungai.

“Tolong pak Presiden, pak Prabowo, tolong kami rakyat kecil ini, jangan sampai kami tidak makan oleh program yang justru membuat kami menderita, kami butuh makan, anak kami kalau tidak sekolah siapa yang bertanggungjawab, kemana kami harus mengadu”, ucap Rita berurai air mata.

Senada diucapkan oleh para peternak ikan dan nelayan yang ada di desa tersebut yang meminta pihak terkait untuk segera membersihkan limbah yang ada agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Karena jika dibiarkan berlarut-larut akan berdampak pada ekonomi masyarakat yang kian turun.

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Lingkar Tambang, PT TIMAH Kucurkan Rp7 Miliar untuk UMKM

“Bukankah cetak sawah itu untuk masyarakat tapi mengapa justru merugikan masyarakat, menyengsarakan masyarakat. Harusnya berimbang jangan sampai masyarakat kecewa”, ujar masyarakat kompak saat menemui awak media ini.

Masyarakat pun mengancam jika dalam waktu dekat limbah atau pun kotoran cetak sawah tidak kunjung dibersihkan maka masyarakat akan melaksanakan aksi demo besar-besaran.

Mengingat saat ini sudah menimbulkan gejolak apalagi sebelumnya pihak kontraktor yang berinisial J atas mediasi salah satu masyarakat telah berjanji akan membersihkan dan memenuhi tuntutan masyarakat.

Namun nyatanya oknum J hingga kini belum menunaikan janji yang disampaikan ke masyarakat.

Sementara itu, pihak Kontraktor cetak sawah yang disebut-sebut masyarakat, Jon, hingga kini belum berhasil dikonfirmasi.

Berita Terkait

Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman, Babinsa Ajak Warganya Ronda Malam
Polsek Pampangan Berhasil Amakan 2 Pelaku Curat
Polres OKI Ungkap Pembegalan Viral di Mesuji Raya, Satu Pelaku Ditangkap
TMMD ke-128 Kodim 0402/OKI Rampungkan Infrastruktur Dasar, Perkuat Ketahanan Pangan
Pangdam II/Sriwijaya Tutup TMMD OKI
Perjudian Ilegal Marak di Pasar Malam Kayu Agung
Personel Mulai Bersiaga, TMMD Ke-128 Kodim Siap Ditutup 
Dua Tahun Tak Digunakan, Musholla Nur Hidayah Kini Rampung 100 Persen

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 06:56 WIB

Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman, Babinsa Ajak Warganya Ronda Malam

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:45 WIB

Polsek Pampangan Berhasil Amakan 2 Pelaku Curat

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:32 WIB

Polres OKI Ungkap Pembegalan Viral di Mesuji Raya, Satu Pelaku Ditangkap

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:05 WIB

TMMD ke-128 Kodim 0402/OKI Rampungkan Infrastruktur Dasar, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:59 WIB

Pangdam II/Sriwijaya Tutup TMMD OKI

Berita Terbaru

Daerah

Polsek Pampangan Berhasil Amakan 2 Pelaku Curat

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:45 WIB