Komisi IV DPRD Ogan Ilir Minta Persoalan JKN-KIS Tak Terulang Lagi

- Redaksi

Minggu, 5 Januari 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, Inewsnusantara.com – Komisi IV DPRD Ogan Ilir Bidang Kesejahteraan Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM) mengingatkan agar persoalan JKN-KIS jangan sampai terulang lagi.

Sebelumnya, kartu JKN-KIS yang ditanggung Pemkab Ogan Ilir mendadak non aktif sejak Rabu (1/1/2025) lalu sehingga membuat masyarakat panik karena tak dapat berobat gratis.

Diketahui bahwa hal tersebut karena Pemkab Ogan Ilir belum menandatangani kesepakatan kerjasama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan BPJS Kesehatan.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir, M. Sayuti menyayangkan bahwa semestinya hal tersebut dapat diantisipasi jauh-jauh hari.

“Jangan sampai terulang lagi, harus ada solusi cepat. Misalnya tiga bulan sebelum habis (masa perjanjian kerjasama), sudah ada rapat dan persiapan,” kata Sayuti kepada wartawan di Indralaya, Minggu (5/1/2025).

Baca Juga :  Polsek Muara Padang Gelar Patroli Dialogis Jalan Kaki untuk Jaga Keamanan di Pasar dan Tempat Keramaian

Sayuti pun menyarankan agar Pemkab Ogan Ilir mempelajari regulasi mekanisme kerjasama pembiayaan JKN dengan melibatkan pihak ketiga.

“Misalnya, apakah bisa perusahaan melalui dana CSR membantu biaya JKN yang didaftarkan Pemkab Ogan Ilir,” ujar Sayuti.

Anggota legislatif dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyarankan penambahan kuota peserta JKN-KIS di Ogan Ilir yang saat ini berjumlah 65 ribu orang.

“Yang namanya kesehatan adalah hal utama, kewajiban pemerintah terhadap rakyat. Mestinya kita tidak bermain dengan nyawa 65 ribu jiwa ini,” ujarnya.

Namun di sisi lain, Sayuti mengapresiasi gerak cepat Pemkab Ogan Ilir dalam menanggulangi persoalan ini.

Baca Juga :  Realisasikan DD Tahun 2025, Pemdes Talang Ipuh Bangun Jalan Lingkungan Rabat Beton

Di mana Komisi IV DPRD Ogan Ilir sebelumnya mengadakan pertemuan dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Ogan Ilir.

Sayuti menegaskan, berdasarkan keterangan Direktur RSUD Ogan Ilir, pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Sementara dari Dinkes Ogan Ilir, persoalan administrasi berupa tunggakan sebesar Rp 18 miliar ke BPJS Kesehatan akan diselesaikan secepatnya.

“Dari Dinkes menyebutkan sudah ada kesepakatan dengan BPJS Kesehatan, akan segera diselesaikan. Maka pada Senin ini sudah bisa dilakukan penandatanganan (kerjasama) dan kartu JKN-KIS yang ditanggung Pemkab Ogan Ilir dapat aktif lagi. Alhamdulillah, Pemkab sigap,” ucap Sayuti.(Mat)

Berita Terkait

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita
HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl
Kapolres OKI dan Dandim 0402 Perkuat Sinergi TNI-Polri
Operasi Patuh musi Polres OKI Dimulai, Enam Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas
Kapolres OKI Ajak Siswa SMAN 3 Unggulan Cegah Bullying

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl

Berita Terbaru

Daerah

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:59 WIB