Jembatan Ketapang II di Ogan Ilir Kembali Jebol Untuk Ketiga Kalinya, Gegara Dilewati Truk Muatan Tonase Tinggi

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR -INC,-Sudah lebih dari dua minggu, jembatan plat besi di Desa Ketapang 2, Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir, jebol.

Jembatan yang menghubungkan Desa Ketapang II dengan Desa Tanjung Harapan di Kecamatan Tanjung Raja itu kini tak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Sehingga membuat aktivitas perekonomian warga terhambat.

Informasi dari warga, jembatan tersebut mulai jebol pada Sabtu (27/12/2025).

“Banyak truk tonase muatan tinggi sering lewat jembatan. Beban berat itulah yang merusak jembatan,” terang seorang warga bernama Junaidi, Kamis (15/1/2026).

Hingga kini, kata Junaidi, belum ada tanda-tanda jembatan akan diperbaiki.

Saat ini, jembatan hanya bisa dilalui sepeda motor dan kendaraan roda tiga.

“Untuk kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok terpaksa memutar jauh, lewat akses lain,” tutur Junaidi.

Baca Juga :  Puluhan Pasang Cek Bagus dan Cek Ayu Unjuk Kemampuan di Malam Semi Final

Ini bukan kali pertama jembatan di Ketapang II mengalami kerusakan cukup berat.

Sebelumnya, kerusakan serupa terjadi pada Januari dan Juni 2025 lalu.

“Perbaikan paling lama bertahan satu sampai dua bulan, habis itu rusak lagi. Kami sering viralkan di media sosial, tapi tetap saja tidak ada perbaikan permanen,” keluh Junaidi.

Mengingat jembatan tersebut termasuk ruas jalan provinsi, masyarakat meminta Pemprov Sumatera Selatan melakukan perbaikan secara permanen dan sesegera mungkin.

“Harus diperbaiki sungguh-sunguh. Jembatan ini sangat vital karena menjadi jalur alternatif utama antarwilayah dari OKI ke Palembang maupun sebaliknya,” ucap Junaidi.

Sementara itu, UPTD Jalan dan Jembatan Kabupaten Ogan Ilir dan OKI dari Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Tata Ruang (PUBMTR) Provinsi Sumatera Selatan mengonfirmasi bahwa kerusakan jembatan telah dilaporkan ke Pemprov Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Prof Udin Prioritaskan Pasar Rakyat Modern untuk Kendalikan Harga Bahan Pokok

“Kerusakan jembatan plat besi di Desa Ketapang II sudah dilaporkan ke Pemprov Sumatera Selatan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera diperbaiki,” tulis pernyataan dari UPTD Dinas PUBMTR Provinsi Sumatera Selatan.

Dijelaskan, jembatan tersebut hanya memiliki kapasitas beban maksimal lima ton.

Sementara itu, truk muatan yang biasa melintas diduga membawa muatan hingga belasan ton.

“Jembatan tidak kuat menahan beban tonase terlampau tinggi. Ke depan kami berharap ada kesadaran bersama untuk mencegah kendaraan bertonase tinggi melintas,” tutup keterangan tersebut.

Berita Terkait

Polres OKI Selidiki Dugaan Zina di Sukadana Kayuagung
Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa
Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Menuju Swasembada Pangan
Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru
Usai Curi Motor Mahasiswa Unsri di Ogan Ilir, Pelaku Pencurian Serahkan Diri ke Polisi
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres OKI Ajak Personil Tingkatkan Disiplin
Kapolres OKI Pimpin Simulasi Sispamkota
Ratusan Warga Demo PT.Tania Selatan, Polres OKI Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WIB

Polres OKI Selidiki Dugaan Zina di Sukadana Kayuagung

Sabtu, 18 April 2026 - 19:13 WIB

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa

Sabtu, 18 April 2026 - 19:12 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru

Jumat, 17 April 2026 - 13:46 WIB

Usai Curi Motor Mahasiswa Unsri di Ogan Ilir, Pelaku Pencurian Serahkan Diri ke Polisi

Berita Terbaru

Daerah

Polres OKI Selidiki Dugaan Zina di Sukadana Kayuagung

Senin, 20 Apr 2026 - 13:44 WIB