Forum BBM Desak Kejati Babel Ungkap Dalang Penggelapan 200 Ton Timah PT TIN

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BABEL,Inewsnusantara.com-Forum BBM Soroti Dugaan Keterlibatan Aparat dalam Skandal Timah 200 Ton kejati Babel Didukung Forum BBM untuk Bongkar Mafia Timah di Bangka Belitung

Penyidikan Penggelapan Timah PT TIN Berlanjut, Forum BBM Dorong Penangkapan Tersangka

Pangkalpinang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung terus menyelidiki dugaan penggelapan 200 ton balok timah milik PT Tinindo Inter Nusa (TIN). Pada Rabu (12/3/2025), tim investigasi yang dipimpin oleh Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Babel, Fadil Regan, turun langsung ke lokasi bekas penyimpanan timah di smelter PT TIN guna menindaklanjuti laporan masyarakat yang telah diajukan ke Kejaksaan Agung RI.

Saat ini, kompleks PT TIN dalam status penyitaan oleh Kejagung RI, namun investigasi menunjukkan bahwa beberapa area di luar lokasi penyitaan masih aktif beroperasi, seperti bengkel, dok kapal, dan gudang yang terpisah oleh pagar. Tim penyidik menduga ada ketidakterbukaan dalam pelaporan aset sitaan, yang berpotensi menyebabkan 200 ton timah dijual tanpa pelaporan resmi.Dugaan Penjualan Timah Secara Bertahap

Baca Juga :  Imam Wahyudi: Persoalan Dana 2,1 Triliun Harus Diusut Tuntas, Jangan Cederai Kepercayaan Publik

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa timah tersebut diduga dijual dalam dua tahap. Antara Maret hingga April 2024, sebanyak 120 ton balok timah didistribusikan ke smelter di Sungailiat atas perintah Paulus (PS) dan Armen (AR). Kemudian, pada 15 Desember 2024, 80 ton sisanya kembali dijual dengan perintah Syahfitri Indah Wuri, yang disebut sebagai istri simpanan salah satu bos Sriwijaya Air, Hendri Lie (HL).

Tim penyidik menduga bahwa timah tersebut sempat ditampung di lapangan tembak Teluk Bayur, Pangkalpinang, sebelum akhirnya dipasarkan. Hingga kini, Hendri Lie, yang merupakan pemilik manfaat PT TIN, diduga tidak melaporkan keberadaan timah tersebut saat penyitaan dilakukan oleh Kejagung RI.Forum BBM Desak Penegakan Hukum Tegas

Menanggapi temuan ini, Ketua Forum Bangka Belitung Menggugat (BBM), Subri, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Kejati Babel. Namun, ia menekankan bahwa penyidikan harus mengarah pada semua pihak yang terlibat.

“Kami mendukung langkah Kejati Babel, tetapi kami juga meminta agar Paulus, Armen, dan Syahfitri segera ditangkap dan diproses hukum,” ujar Subri.

Baca Juga :  Imam Wahyudi Desak Komisi XII: Jangan Abaikan Hilirisasi dan Hak Tambang Rakyat Babel

Selain itu, Subri juga menyoroti kemungkinan keterlibatan aparat dalam kasus ini. “Ada indikasi bahwa oknum dari kepolisian Polda Babel, karyawan PT Timah, jaksa, hingga anggota TNI terlibat. Kami berharap Kejati Babel bertindak tegas dan tidak tebang pilih,” tambahnya.

### **Saksi-Saksi Mulai Diperiksa**

Dalam perkembangannya, tim penyidik Kejati Babel telah mulai memanggil saksi-saksi terkait untuk memberikan keterangan atas kasus penggelapan ini. Proses penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap jaringan mafia timah yang beroperasi dalam penjualan aset negara.

Forum BBM menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum dan memastikan bahwa hasil sitaan negara tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

“Kami ingin kasus ini terbuka dengan jelas dan mafia timah di Bangka Belitung benar-benar diberantas,” tegas Subri.

Keberlanjutan penyelidikan yang transparan dan tegas dianggap sebagai kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam kasus besar seperti dugaan penggelapan aset PT TIN.(fd)

Berita Terkait

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita
Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis
102 Pelaku Ekraf Pangkalpinang Dilatih Bikin Konten Digital, Prof Udin Apresiasi Kementerian Ekraf
Pangkalpinang Siapkan Gema Ekraf 2027, Yan Rizana Dorong UMKM Naik Kelas
HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl
Targetkan 800 Pasien, Rudianto Tjen Buka Peluang Warga Babel Ikuti Operasi Katarak Gratis
Keaktifan Posyandu Capai 100 Persen, Wali Kota Pangkalpinang Fokus Benahi Sarpras

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Pangkalpinang Siapkan Gema Ekraf 2027, Yan Rizana Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl

Berita Terbaru

Daerah

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:59 WIB