Diskopdag Pangkalpinang Perkuat Pengawasan Harga dan Stok Bapok Jelang Idul Fitri

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,. – Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM (Diskopdag) Kota Pangkalpinang memastikan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap berjalan intensif menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Diskopdag Kota Pangkalpinang, Andika Saputra, mengatakan pihaknya tergabung dalam Satgas Pangan Kota yang bersinergi bersama Tim Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga dan Keamanan Pangan dalam melakukan pengawasan di lapangan.

“Satgas Pangan Kota biasanya gabung dengan Tim Saber Pelanggaran Harga dan Keamanan Pangan. Dalam satu bulan terakhir, Tim Bapanas Pusat sudah turun dua kali bersama Tim Sapu Bersih, didampingi Dinas Pangan provinsi dan kota, Disperindag provinsi dan kota, serta Polda dan Polres,” ujar Andika.

Baca Juga :  Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah PMI Ogan Ilir Angkat Bicara, Sentil Pihak yang Rugikan Negara

Ia menjelaskan, saat ini Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggunakan Data Panel Harga dari Dinas Pangan sebagai acuan dalam memantau perkembangan harga komoditas di pasaran.

“Terkait pengawasan bahan pokok, kami menjadi bagian dari Tim Satgas Pangan dan dilibatkan dalam pemantauan serta pengawasan Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andika menyampaikan bahwa Diskopdag tidak melaksanakan operasi pasar khusus menjelang Idul Fitri tahun ini. Hal tersebut dikarenakan kegiatan serupa telah dilaksanakan oleh Dinas Pangan melalui program Gerakan Pangan Murah.

“Kami tidak melaksanakan operasi pasar, menjelang Idul Fitri karena kegiatan yang sama sudah dilakukan oleh Dinas Pangan melalui Gerakan Pangan Murah,” katanya.

Baca Juga :  Walikota Pangkalpinang Turun Ke Pasar Pagi, Selokan Dibersihkan Dan Sewa Lapak Siap Diturunkan

Ia juga mengungkapkan bahwa, keterbatasan anggaran pada tahun 2026 menjadi salah satu pertimbangan. Diskopdag hanya melaksanakan operasi pasar sebanyak dua kali melalui APBD dan enam kali melalui fasilitasi Bank Indonesia.

Meski demikian, Diskopdag tetap rutin melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar rakyat guna memastikan stok aman dan harga tetap terkendali.

“Kami, tetap melakukan pemantauan bahan pokok seperti biasa di pasar rakyat serta memantau ketersediaannya,” tutup Andika.

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB