OKI, inewsnusantara. Com-Lantaran merasa tertipu oleh Pinjaman KUR yang dikucurkan oleh BRI, Puluhan warga mendatangi Kantor BRI Cabang Kayu Agung, Kab. OKI, Sumatera Selatan, Kamis (20/02).
Puluhan warga ini merupakan nasabah yang diduga dirugikan oleh program pinjaman BRI berupa KUR yang ada di BRI KCP Unit Pampangan Kab. OKI.
Didampingi LSM Gabungan SPM Sumsel, Siti Aisyah, para nasabah KUR ini menjadi korban penggelapan dana pinjaman KUR.
Jumlah pinjaman bervariasi, ada diantaranya sebesar Rp. 75 juta terutama terjadi di desa Srimulya Kecamatan Pampangan.
Ironisnya uang tersebut tidak diterima sama sekali oleh nasabah namun diketahui telah dicairkan pihak bank.
Hal serupa juga terjadi di nasabah lainnya, Junaidi, warga desa Srimulya, dimana pengajuan pinjaman sebesar Rp. 50 juta namun yang dicairkan hanya Rp. 25 juta dengan dalih sisanya yang Rp. 25 juta dibekukan sementara waktu.
Parahnya dari pinjaman Rp. 25 juta itu nasabah harus tetap membayar senilai Rp. 50 juta.
Selanjutnya sebulan berikutnya, dirinya kembali mendatangi kantor Bank tersebut namun ironisnya pihak bank justru mengatakan jika tidak mengenal dirinya.
Selain itu ada juga yang tidak meminjam pinjaman tetapi terdaftar sebagai peminjam.
Para nasabah ini meminta agar oknum tersebut diusut tuntas sesuai hukum berlaku.
Sementara itu, Pinca BRI Cab. Kayu Agung, ketika hendak dikonformasi awak media menolak dengan alasan nanti akan memberikan siaran pers sendiri dari pihak BRI.
Namun pihaknya mengakui hal itu merupakan ulah oknum dan akan diusut tuntas .
Selama ini menurutnya pihak BRI memastikan penyaluran KUR sudah sesuai ketentuan dan prosedur. (red)













