Pangkalpinang, inewsnusantara.com – Calon Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 3, Saparudin atau yang akrab disapa Prof Udin, blusukan ke Jalan Trem, Kampung Seberang, Kecamatan Taman Sari, Kamis (14/8/2025) pagi. Dalam kunjungan door-to-door tersebut, Prof Udin menegaskan program pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk warga kurang mampu, sekaligus penurunan signifikan tarif PBB bagi masyarakat umum.
Blusukan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu menjadi ajang bagi Prof Udin untuk mendengar langsung keluhan warga terkait tingginya beban PBB. Ia mengaku prihatin lantaran pajak tersebut seringkali memberatkan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
> “Jika saya diberi amanah memimpin Pangkalpinang, warga tidak mampu akan bebas PBB. Untuk warga lainnya, tarif akan kita turunkan secara signifikan,” tegas Prof Udin.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil. Ia ingin memastikan pajak tidak menjadi penghalang masyarakat untuk hidup layak. “Pemerintah harus hadir untuk meringankan beban itu. Ini bukan sekadar janji kampanye,” ujarnya.
Prof Udin juga menekankan bahwa pembebasan PBB akan dilakukan melalui pendataan ketat agar tepat sasaran. Transparansi, kata dia, menjadi kunci agar program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh yang berhak.
Gagasan ini disambut positif warga. Seorang ibu rumah tangga mengaku lega jika kebijakan tersebut benar-benar direalisasikan. “Kalau PBB gratis untuk warga tidak mampu, itu sangat membantu kami,” katanya.












