Seorang Nelayan Luka Tembak di Leher Saat Melaut

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin,inewsnusantara.com,-Dunia nelayan di Kabupaten Banyuasin dikejutkan peristiwa berdarah. Seorang nelayan asal Desa Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, bernama Yogi (32), menjadi korban luka tembak di bagian leher. Insiden ini terjadi pada 12 Juli 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, diduga berasal dari tembakan kapal patroli laut yang berada di perairan setempat.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Banyuasin, Indra Setiawan, SE, dengan tegas mendesak pihak berwenang mengusut tuntas kasus ini. “Saya sangat menyayangkan peristiwa yang melukai saudara kita, Yogi. Kejadian ini mengejutkan dan mencoreng rasa aman nelayan di wilayah Banyuasin,” tegas Indra.

Baca Juga :  Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Serahkan Tersangka & BB Dugaan Pidana Korupsi

Informasi awal diterima Indra melalui laporan Ketua HNSI Ranting Kecamatan Banyuasin II, Marlina, yang menyampaikan adanya nelayan tertembak oleh kapal patroli laut. Korban saat ini telah dibawa ke rumah sakit di Palembang untuk penanganan intensif.

Indra mengungkapkan, pihaknya sudah melaporkan insiden ini kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Kepala Dinas Kominfo Banyuasin, hingga Badan Intelijen Negara Daerah Sumatera Selatan. Tidak hanya itu, laporan juga telah disampaikan kepada Ketua DPD HNSI Sumatera Selatan, Ir Gunawan, MT.

“Kami meminta Danlanal Palembang segera mengusut dan mengungkap motif penembakan ini. Nelayan adalah pahlawan pangan yang seharusnya dilindungi, bukan menjadi korban kekerasan,” tegas Indra.

Baca Juga :  Tegakan Disiplin Pegawai, Sekda Palembang Akan Pimpin Apel Disetiap Kecamatan

Ia juga menyoroti lemahnya sistem keamanan dan komunikasi laut di Banyuasin. Menurutnya, nelayan sering bekerja dalam kondisi serba minim perlindungan, padahal mereka memiliki peran vital dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menjaga ekosistem laut.

Indra berharap pemerintah, khususnya Pemkab Banyuasin, lebih serius memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan nelayan. “Nelayan bukan hanya pencari ikan, mereka adalah penjaga kedaulatan laut dan sumber ekonomi daerah. Sudah semestinya negara hadir untuk melindungi mereka,” pungkas Indra dengan nada penuh keprihatinan.

Berita Terkait

Kunjungi Ogan Ilir, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan Pabrik Arwana Plant IV D
Kapolres OKI Terima Tim Satgas Lemdiklat Polri, Edukasi Warga Jadi Kunci Cegah Karhutla
Saat Kabut Asap Mengintai, Kapolres OKI Bagikan Masker kepada Pelajar dan Jamaah
Melalui Komsos, Babinsa Ingatkan dan Himbau Warga Binaannya Tentang Bahaya Karhutla
Sidang Kasus Sabu 14,7 Kg Omset Milyaran Rupiah,Angga Berdalih Bisnis Sabung Ayam
Di Tengah Cuaca Kering, Polres OKI Gelar Sholat Istisqa dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Babinsa Koptu Helmi Berjuang Bersama Masyarakat Padamkan Api
Polres OKI Selidiki Dugaan Perjudian Sabung Ayam di Pematang Panggang

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Kunjungi Ogan Ilir, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan Pabrik Arwana Plant IV D

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Kapolres OKI Terima Tim Satgas Lemdiklat Polri, Edukasi Warga Jadi Kunci Cegah Karhutla

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Saat Kabut Asap Mengintai, Kapolres OKI Bagikan Masker kepada Pelajar dan Jamaah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Melalui Komsos, Babinsa Ingatkan dan Himbau Warga Binaannya Tentang Bahaya Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Sidang Kasus Sabu 14,7 Kg Omset Milyaran Rupiah,Angga Berdalih Bisnis Sabung Ayam

Berita Terbaru