BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Situasi cuaca sudah menunjukan musim panas yang mulai melanda wilayah Kabupaten Banyuasin. Terkait hal itu, Babinsa Koramil 430-05/Betung mulai gencar melakukan sosialisasi tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Seperti halnya yang dilakukan oleh Babinsa 430-05/Betung Serka Oki
Brusli. Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan ia mulai gencar melakukan sosialisasi kepada warga binaannya.
Kegiatan tersebut di laksanakan
di Seputaran Desa Tanjung Laut, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, yang melibatkan warga binaan, Senin (30/6).
Kepada masyarakat, Babinsa Oki Berusli memberikan sosialisasi terkait bahaya Karhutla dan Sanksi yang diberikan jika melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Ia juga meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, secara khusus di musim kemarau yang mungkin akan segera tiba.
Babinsa juga mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap alam dan lingkungan sekitar dan senantiasa menjaga kelestarian hutan.
“Kita ajak masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan pada saat membuka kebun dan dapat bergerak cepat apabila terjadi Karhutla di wilayah binaannya” Ujar Serka Oki. (Adm).
Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh pembukaan lahan dengan cara membakar.
Serta mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi cuaca yang panas dan angin kencang bisa mempercepat penyebaran api, yang bisa merusak hutan, kebun, bahkan pemukiman.
Sosialisasi ini juga bertujuan untuk memantau langsung kondisi lapangan, tetapi juga untuk menjalin komunikasi sosial dan menyampaikan informasi tentang bahaya Karhutla serta sanksi hukum yang mengatur larangan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.
Babinsa Koramil 430/05 Betung terus berkomitmen dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla. Kegiatan ini juga sebagai bagian dari sinergi TNI dengan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana yang merugikan semua pihak.
Serka Oki Brusli juga mengajak para tokoh masyarakat, perangkat desa, dan pemuda untuk bersama-sama melakukan pengawasan serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda terjadinya kebakaran.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas TNI atau pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat
akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sehingga wilayah Desa Tanjung Laut dapat terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan.
Babinsa Koramil 440-05/Betung
Serka Oki Brusli juga mengharapkan dapat untuk meminimalisir risiko Karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah teritorialnya. (Adm)













