BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Babinsa (Bintara Pembina Desa) Desa Meranti, dari Koramil 430-05/Betung Serka Azuari, menghadiri kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) di wilayah binaannya.
Kehadiran Babinsa ini merupakan
bagian dari upaya untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat
dan sekaligus mendukung kegiatan sosial yang dilakukan oleh Pemdes
Desa Meranti, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan tersebut berlangsung
pada Sabtu (29/6) di kantor desa setempat dan dihadiri Kepala Desa Meranti Paidun SPd, perangkat desa, Kadus dan RT, Tim Nakes dari RSUD Banyuasin, Puskesmas Suak Tapeh
serta tim Kesehatan dari PT MAR
Serka Azuari, saat dibincangi media
ini mengatakan, dalam konteks ini, Babinsa hadir untuk mendukung kegiatan sosial sunatan massal yang merupakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat
“Dan kehadiran Babinsa menunjukkan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Kehadiran Babinsa dalam acara-acara seperti ini membantu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar Serka Azuari.
Azuari menegaskan, kehadiran
Babinsa di tengah masyarakat juga berperan dalam menjaga keamanan
dan ketertiban di wilayah tersebut.
“Dengan demikian, kehadiran Babinsa dalam sunatan massal yang digelar Pemdes Meranti ini adalah bentuk nyata dari upaya TNI dalam mendukung kegiatan sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat di tingkat desa,” ungkapnya.
Serka Azuari, juga mengapresiasi inisiatif Pemdes Meranti yang telah berperan aktif dalam meringankan
beban masyarakat. Ia berharap
program serupa dapat menjadi
inspirasi bagi desa-desa lain.
Sementara itu, Kades Meranti Paidun
menyampaikan bahwa program sunatan massal ini bertujuan untuk membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah agar anak-anak mereka dapat menjalani khitan tanpa kendala biaya.
“Kami ingin memberikan motivasi dan meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi warga,” ungkap Paidun.
Kegiatan sunatan massal ini berlangsung dengan lancar dan
penuh antusiasme. Para orang tua peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini dan
berharap dapat terus diadakan
di tahun-tahun mendatang.
Dalam sunatan massal ini ada
31 anak – anak yang dikhitan dari keluarga yang kurang mampu.
Dan usai dikhitan anak – anak ini
beri hadiah kain sarung. (Adm).













