Kisruh Kasus Dugaan Penipuan Investasi Bodong Minyak Goreng Curah,Kuasa Hukum Tersangka Angkat Bicara

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,inewsnusantara.com- Terkait kasus penipuan investasi bodong minyak goreng curah yang menjerat terlapor Indah Yulita yang kini telah diamankan oleh unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang, kuasa hukum Indah Yulita, yakni Rendi Aritama SH MH, angkat bicara atas kasus yang menjerat kliennya tersebut.

Rendi mengatakan bila kliennya tersebut bukanlah terjerat kasus penipuan.

“Kami memberikan klarifikasi atas berita yang beredar yang menjerat klien kami Indah Yulita atas pasal 372/378. Dimana awalnya itu, klien kami bertemu dengan seorang pria inisial DK, berbicara dimana tempat meminjam uang, lalu DK menyuruh terlapor Indah menemui seseorang inisial RF,” ucap Rendi.

Ketika bertemu dengan RF, kliennya yakni terlapor Indah bilang ingin meminjam uang, lalu RF mengarahkan terlapor Indah menemui korban Agustina Novitasari, untuk mengambil uangnya yang akan dipergunakan untuk usaha minyak goreng curah.

Baca Juga :  Genjot Pembangunan Musholla, Satgas TMMD Kodim 0402/OKI Tunjukkan Kepedulian

“Usaha minyak curah ini, klien kami bertindak atas nama sendiri tanpa melibatkan perusahaan ditempatnya bekerja. Indah klien kami ini tidak mengetahui hubungan RF dan korban Agustina Novitasari, dimana Indah dan RF yang telah membuat perjanjian tertulis serta menjaminkan sertifikat rumahnya,” jelasnya.

Masih kata Rendi, kliennya tersebut juga mengaku tidak mengajak korban untuk berinvestasi di bisnis tersebut. “Klien kami ini tahunya uang itu punya RF, hanya mengambilnya saja di korban Agustina. Niatnya juga meminjam uang itu, murni untuk bisnis usaha dengan menjaminkan sertifikat rumah kepada RF,” bebernya.

Baca Juga :  Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah, Polres OKI Wujudkan Polri Presisi

Dalam perjalanan peminjaman uang tersebut, diakui Rendi, kliennya Indah telah mengembalikan uang korban secara bertahap.

“Sudah ada pembayaran tiga kali, pertama diberikan lewat asisten korban sebanyak 60 juta, yang kedua 71 juta lewat rekening korban, dan yang ketiga 21 juta. Tapi sayangnya, ketika klien kami akan mengembalikan sisa pinjaman uangnya, korban menolak. Memang klien kami ada itikad baik untuk menyelesaikan utangnya sebelum masuk ke ranah hukum, tapi itikad baik klien kami di tolak korban,” tutup Rendi.

Berita Terkait

Lazismu Babel Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa, Peringati Milad ke-24 Lewat Muharram Ceria
Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD
Empat Pencarian, Koban Yang Diduga Diterkam Buaya di Perairan Teluk Betung Berhasil Ditemukan
Bangunan SMPN 6 Cengal OKI Ludes Terbakar
Cegah Karhutlah, Babinsa Koramil 430-05/Betung Melaksanakan Patroli di Wilayah Binaan
Pabrik Gula Cinta Manis Mulai Buka Giling, Kebun Tebu Pun Mulai Terbakar
Oknum Kabid Disdik OI Diduga Peras Para Kepsek
Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Untuk Antisipasi Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:53 WIB

Lazismu Babel Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa, Peringati Milad ke-24 Lewat Muharram Ceria

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:35 WIB

Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:16 WIB

Bangunan SMPN 6 Cengal OKI Ludes Terbakar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:05 WIB

Cegah Karhutlah, Babinsa Koramil 430-05/Betung Melaksanakan Patroli di Wilayah Binaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:50 WIB

Pabrik Gula Cinta Manis Mulai Buka Giling, Kebun Tebu Pun Mulai Terbakar

Berita Terbaru

Banyuasin

Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:35 WIB