Pemerintah Gencarkan Operasi Pasar, Pengusaha Diimbau Tidak Jual di Atas HET

- Redaksi

Selasa, 4 Maret 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, inewsnusantara.com-Demi menjaga stabilitas harga pangan, pemerintah bersama Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian menggelar Operasi Pasar di Kantor Pos Jalan Merdeka, Palembang, Selasa (4/3/2025). Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau, terutama menjelang bulan Ramadan.

Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pengusaha tidak punya alasan untuk menjual bahan pokok seperti beras dan minyak goreng di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Minyak goreng, kita produsen terbesar dunia, bahkan ekspor ke negara lain. Masa di dalam negeri lebih mahal? Begitu juga beras, produksi kita naik 52 persen dibanding tahun lalu menurut data BPS. Jadi, jangan jual di atas HET,” kata Amran saat meninjau Operasi Pasar.

Baca Juga :  Pengendara yang Tabrak Petugas Dishub Ogan Ilir Hingga Tewas Belum Terdeteksi, Polisi : Masih Pencarian

Amran juga menyampaikan bahwa stok beras di Bulog mencapai 2 juta ton, jumlah tertinggi dalam 5,7 tahun terakhir. Dengan kondisi tersebut, menurutnya tidak ada alasan harga beras melonjak.

Ia memperingatkan bahwa jika masih ada pelaku usaha yang menjual di atas HET, Satgas Pangan akan bertindak tegas.

“Kalau masih ada yang bandel, Satgas Pangan akan menindak. Sudah ada toko yang disegel di Jakarta dan Jawa Tengah. Kami harap di Palembang tidak terjadi hal serupa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Amran mengajak pengusaha untuk membantu masyarakat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani harga pangan yang tinggi.

“Stok dan produksi kita lebih dari cukup. Jadi, jangan ganggu masyarakat dengan harga yang tidak wajar,” tambahnya.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan Bhabinkamtibmas Polsek Makarti Jaya Rawat Tanaman Cabai dan Sayuran

Untuk mempercepat distribusi pangan murah, pemerintah telah menyiapkan 4.500 kantor pos sebagai titik penyaluran, dengan 2.800 di antaranya sudah siap beroperasi.

Amran optimistis bahwa Operasi Pasar yang masif di kota-kota besar akan berdampak positif pada stabilitas harga di daerah.

“Kita banjiri kota dengan operasi pasar, maka desa pun akan merasakan dampaknya. Harga akan lebih murah,” jelasnya.

Wakil Walikota Palembang, Prima Salam, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan dukungannya terhadap Operasi Pasar demi menekan harga pangan di wilayah Palembang.

“Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dan menikmati bulan Ramadan tanpa beban lonjakan harga,” tutupnya. *

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB